“Saat ini Wonogiri sedang menyusun masterplan smart city," ungkap Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Wonogiri Heru Nur Iswantoro di Ruang Kahyangan Kompleks Setda Wonogiri Jumat (3/9).
Menurutnya, harus ada keterkaitan antara beberapa kabupaten/kota dalam penyusunan masterplan smart city, khusus kawasan pariwisatanya. KSPN Borobudur mencakup sejumlah daerah, di antaranya Magelang, Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Temanggung, eks Karesidenan Surakarta, dan beberapa daerah di sekitar Borobudur.
Pada penyusunan masterplan smart city di tahun-tahun sebelumnya tidak pernah menyinggung soal pariwisata. Penyusunan sebelumnya menghasilkan tiga buku masterplan smart city. "Ini nanti tambah dua buku lagi soal kawasan pariwisata," ungkap Heru.
Ditambahkannya, sejumlah kota atau kabupaten di KSPN Borobudur sudah menyusun masterplan smart city, yakni Klaten dan Magelang. Sementara itu, daerah lain yang saat ini sedang menyusun adalah Kota Semarang, Kabupaten Semarang, Karanganyar, Wonosobo dan Temanggung berbarengan dengan Wonogiri.
Dalam agenda bimbingan teknis terkait masterplan smart city, fakta yang ada didiskusikan bersama, sedangkan tim ahli dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) akan menyusun bukunya.
Heru menilai, smart city menghimpun berbagai inovasi yang bisa dikembangkan agar kehidupan warga Wonogiri bisa lebih nyaman, terlayani dengan baik, bahagi,a dan sejahtera.
Di dalamnya ada enam pilar, yakni smart living, smart soceity, smart government, smart economy, smart environment dan smart branding.
Pihaknya juga akan melakukan hubungan dengan Gunungkidul dan Pacitan. Koordinasi itu nantinya berwujud dalam pengembangan kawasan karst. (al/wa/dam) Editor : Damianus Bram