Piala penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri PPN/Bappenas Suharso Monoarfa kepada Bupati Wonogiri Joko Sutopo di Jakarta, Kamis (29/9/2022).
Bupati Wonogiri Joko Sutopo mengatakan Wonogiri dianggap layak mendapatkan penghargaan tersebut. Pasalnya, ada kristalisasi komitmen dari seluruh pihak, mulai dari desa/kelurahan, organisasi perangkat daerah (OPD) hingga tokoh masyarakat. Dalam hal ini, ada ketaatan dari mereka terhadap proses perencanaan pembangunan.
"Proses itu kemudian didokumentasi, diakselerasi menjadi sebuah visi besar menuju perubahan di Wonogiri," terang Joko Sutopo, Jumat (30/9/2022).
Bupati mengatakan, perencanaan itu telah dikaji oleh tim penilai melalui proses yang cukup panjang. Juga dilakukan klarifikasi kepada OPD teknis oleh tim penilai, apakah perencanaan itu benar-benar merupakan inisiasi, bukan hanya rekayasa dokumentatif.
Bupati yang akrab disapa Jekek itu menambahkan, setelah dilakukan proses kajian, klarifikasi dan investigasi di lapangan, faktanya Wonogiri diganjar apresiasi dengan juara tiga nasional. Menurut dia, hal itu bisa dipertanggungjawabkan.
"Selain menjadi motivasi, penghargaan itu sekaligus menjadi tantangan bagi Wonogiri agar bisa mengimplementasikan rencana itu dengan tujuan perubahan," kata Jekek.
"Tidak ada catatan, kalau kita sudah masuk tiga besar, yang ditunggu improvisasinya. Maka kita tadi menyampaikan ini menjadi tantangan bagi Wonogiri," imbuh bupati. (al/wa) Editor : Tri Wahyu Cahyono