RADARSOLO.COM- Jumlah anggota KPPS di Solo Raya yang jatuh sakit usai coblosan Pemilu 2024, terus bertambah.
Di Kabupaten Wonogiri, ada tujuh anggota KPPS dan petugas ketertiban (gastib) TPS yang sakit usai bertugas.
"Kami sedang mendata (KPPS yang sakit). Sampai dengan saat ini, ada tujuh orang," ujar Ketua KPU Wonogiri Satya Graha, Jumat (16/2/2024).
Menurut Satya, rata-rata KPPS dan Gastib yang sakit karena kelelahan.
Diketahui, rekapitulasi hasil pemungutan suara di sejumlah TPS baru selesai, Kamis (15/2/2024) dini hari atau bahkan hingga pagi.
"Kalau lihat umur yang sakit di bawah 55 sesuai SOP (batas maksimal usia). Data sementara termasuk gastib, data tadi pagi," beber dia.
Ditambahkan Satya, ada seorang anggota KPPS yang harus menjalani rawat inap di rumah sakit karena kelelahan.
Namun saat ini kondisi anggota KPPS tersebut sudah membaik dan dinyatakan boleh pulang.
"Harapan kami bisa segera tertangani karena juga di-cover oleh BPJS. Misal ada penyakit yang tidak ter-cover, ada santunan dari KPU," ungkapnya.
Sementara itu, honor untuk para KPPS sudah langsung dicairkan. Diketahui Ketua KPPS akan menerima horor sebesar Rp 1,2 juta, anggota KPPS Rp 1,1 juta dan Gastib Rp 700 ribu.
Di bagian lain, Satya menyebut, sejauh ini tidak ada tempat pemungutan suara (TPS) di Wonogiri yang akan melakukan pemungutan suara ulang (PSU).
"Alhamdulillah tidak ada PSU, tapi kan belum final ya. Yang penting di TPS sudah klir," kata dia.
Satya menyebut, KPU Wonogiri akan mengumpulkan panitia pemilihan kecamatan (PPK) untuk rekapitulasi di level kecamatan, Sabtu (17/2/2024). (al/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono