Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features

1.000 Warga Wonogiri Mengalami Gangguan Jiwa, Ketua DPRD: Itu Mengagetkan

Iwan Adi Luhung • Rabu, 12 November 2025 | 21:56 WIB
Ketua DPRD Wonogiri Sriyono
Ketua DPRD Wonogiri Sriyono

RADARSOLO.COM- Ketua DPRD Wonogiri Sriyono angkat bicara soal adanya temuan ribuan warga Wonogiri yang terindikasi mengalami gangguan kejiwaan.

Diketahui, ada 1.095 orang warga Kota Sukses yang terdeteksi mengalami gangguan jiwa.

Itu berdasarkan hasil pemeriksaan 226.718 warga dalam program Cek Kesehatan Gratis (CKG) hingga Jumat (7/11/2025).

"Ini mengagetkan bagi kita semua. Kalau kita lihat hasilnya, itu mulai dari gejala tahapan ringan sampai harus ke tahapan penanganan ke psikiater," ujar Sriyono, Rabu (12/11/2025).

Menurut Sriyono, keluarga harus lebih memberikan perhatian kepada anggota keluarganya yang lain.

Selain itu, pemerintah harus memberi ruang yang nyaman bagi warganya untuk berkembang.

"Termasuk berkembang dinamika berpikirnya, berkembang ekonominya sampai dengan berkembang hubungan antarsesama atau bersosial," beber dia.

Warga yang terindikasi mengalami gangguan jiwa juga membutuhkan pengobatan.

Sriyono menuturkan fasilitas kesehatan seperti di RSUD dr. Soediran Mangun Sumarso memiliki tenaga kesehatan yang bisa memberikan penanganan.

"Tapi mungkin masyarakat menganggap itu bukan suatu masalah. Masyarakat dan keluarganya harus sadar untuk melakukan deteksi dini. Kalau sudah butuh penanganan medis, ya ditangani oleh pihak yang kompeten. Jadi bisa segera tertangani," papar ketua DPRD Wonogiri.

Sebelumnya, Polres Wonogiri menyatakan kasus mengakhiri hidup di Wonogiri cukup memprihatinkan.

Dimana disebutkan rata-rata ada tiga kejadian mengakhiri hidup.

Baca Juga: 1.000 Warga Wonogiri Terdeteksi Mengalami Gangguan Jiwa, Apakah sama dengan Gila? Dokter Spesialis Kejiwaan RSUD Beri Penjelasan

Lalu apakah ada hubungan antara gangguan kejiwaan warga dengan kejadian bunuh diri yang terjadi?

"Terus terang saya tidak punya data dukung yang kuat terkait hal itu ya. Saya tidak bisa menyimpulkan. Yang jelas, saat ada CKG di 200 ribu warga dan ada 1000 yang itu (terindikasi mengalami gangguan kejiwaan) maka perlu segera ada penanganan," papar Sriyono.

Diketahui, ribuan warga Wonogiri terindikasi mengalami gejala gangguan jiwa. Tak hanya orang dewasa, tapi juga usia pelajar. 

Dokter spesialis kejiwaan juga menegaskan, memiliki gangguan kejiwaan bukan berarti seseorang itu gila.

Orang yang memiliki gangguan kejiwaan baik yang ringan maupun berat perlu mendapatkan dukungan dari keluarga dan masyarakat sekitarnya. (al)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#gangguan jiwa #Ketua DPRD #sriyono #wonogiri #penderita