RADARSOLO.COM-BPBD Wonogiri mengimbau masyarakat tetap mewaspadai potensi bencana hidrometeorologi.
Pasalnya, curah hujan dengan intensitas sedang diprediksi masih akan mengguyur wilayah Wonogiri secara merata hingga pertengahan bulan Maret mendatang.
Kepala Pelaksana BPBD Wonogiri Fuad Wahyu Pratama menjelaskan, berdasarkan informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), wilayah Wonogiri saat ini masih berada dalam kategori curah hujan menengah.
"Potensi hujan tinggi diperkirakan masih terjadi pada dasarian pertama dan kedua, sebelum akhirnya diprediksi mulai menurun pada dasarian ketiga di bulan Maret ini," jelas Fuad, Senin (2//3/2026).
Penurunan Intensitas Bertahap
Lebih lanjut, Fuad memaparkan bahwa terdapat kecenderungan penurunan intensitas curah hujan secara bertahap dari awal Maret menuju awal April 2026.
Kondisi curah hujan yang masih merata dengan intensitas sedang ini menunjukkan bahwa siklus cuaca masih berlangsung normal.
Hingga saat ini, pihak BPBD tidak melihat adanya indikasi kekeringan meteorologis di wilayah Wonogiri.
Ancaman Bencana Hidrometeorologi
Menghadapi kondisi cuaca tersebut, BPBD memperingatkan warga mengenai sejumlah ancaman bencana alam yang bisa terjadi sewaktu-waktu.
Potensi bahaya tersebut meliputi timbulnya genangan dan limpasan air pada wilayah dengan sistem drainase yang kurang baik, serta ancaman tanah longsor skala lokal, khususnya bagi warga yang bermukim di kawasan perbukitan.
Baca Juga: THR Cair! 1.446 KK Warga Desa Berjo Karanganyar Terima Rp 500 Ribu
Selain itu, masyarakat juga diminta mewaspadai peningkatan debit air sungai berskala lokal dan potensi pohon tumbang akibat kombinasi tanah yang jenuh air serta tiupan angin kencang.
Fuad mengimbau seluruh warga Wonogiri agar senantiasa waspada dan siaga memastikan keselamatan diri dan keluarga, terutama pada saat hujan mulai turun. (al)
Editor : Tri wahyu Cahyono