Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Elevasi Sentuh 135,55 Meter, Waduk Gajah Mungkur Wonogiri Berstatus Siaga Hijau

Tri wahyu Cahyono • Selasa, 3 Maret 2026 | 17:36 WIB

Pengelola WGM membuka pintu air (spillway) bendungan pada Selasa (3/3/2026) siang sebagai langkah antisipatif dan mitigasi risiko bencana.
Pengelola WGM membuka pintu air (spillway) bendungan pada Selasa (3/3/2026) siang sebagai langkah antisipatif dan mitigasi risiko bencana.

RADARSOLO.COM-Debit air di Waduk Gajah Mungkur (WGM) terus merangkak naik hingga menyentuh level siaga hijau.

Merespons kondisi tersebut, pihak pengelola memutuskan untuk membuka pintu air (spillway) bendungan pada Selasa (3/3/2026) siang sebagai langkah antisipatif dan mitigasi risiko bencana.

Terapkan Pelepasan Air Lebih Awal

Kepala Sub Divisi Pengelolaan Sumber Daya Air (SDA) Wilayah Sungai Bengawan Solo 1 Teguh Bayu Aji menjelaskan bahwa saat ini elevasi air Bendungan Wonogiri tercatat berada di angka 135,55 meter yang masuk dalam kategori siaga hijau.

Kenaikan elevasi ini dipengaruhi oleh tingginya peningkatan debit air yang masuk (inflow) dari wilayah hulu.

Berdasarkan prakiraan, inflow dalam beberapa hari ke depan berpotensi terus bertambah seiring tingginya intensitas curah hujan di kawasan tangkapan air.

Oleh karena itu, pengelola bendungan menerapkan langkah early release atau pelepasan air lebih awal.

Langkah strategis ini dilakukan dengan tujuan ganda, yakni menjaga keamanan struktur fisik bangunan bendungan sekaligus mengendalikan potensi banjir di wilayah hilir aliran Sungai Bengawan Solo.

Penambahan Debit Dipastikan Terkendali

Dengan dibukanya pintu air tersebut, terjadi penambahan debit aliran ke hilir sebesar 49,01 meter kubik per detik.

Sebelumnya, debit air yang dilepas secara rutin melalui operasional turbin berada di angka 60 meter kubik per detik.

Dengan demikian, total akumulasi aliran air yang dikeluarkan (outflow) saat ini mencapai 109,01 meter kubik per detik.

Baca Juga: Listrik Keraton Solo Diputus Pemkot Karena APBD Seret, Purbaya Bayar Tagihan PLN

Teguh menegaskan bahwa penambahan debit ini telah diperhitungkan secara matang agar tetap berada dalam batas aman dan terkendali.

Kebijakan pembukaan pintu air ini akan terus dipantau secara ketat selama dua hingga tiga hari ke depan.

Pihak pengelola akan melakukan evaluasi berkala untuk melihat tren perkembangan elevasi air waduk.

Teguh memastikan, jika permukaan air sudah kembali turun dan berada di bawah ambang batas siaga, maka pintu air akan segera ditutup.

Imbauan Jauhi Bantaran Sungai

Terkait kebijakan operasional ini, pengelola memastikan bahwa informasi telah tersampaikan kepada seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) di wilayah hilir.

Koordinasi intensif dilakukan melalui grup komunikasi WhatsApp maupun pemberitahuan secara langsung agar pemerintah daerah dan masyarakat senantiasa waspada.

Mengingat kondisi cuaca yang masih fluktuatif, masyarakat yang tinggal maupun beraktivitas di sepanjang bantaran aliran sungai diimbau untuk menjaga jarak aman.

Warga juga diminta untuk terus memantau perkembangan informasi resmi yang dikeluarkan oleh pengelola bendungan maupun instansi penanggulangan bencana terkait. (al)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#spillway #WGM #pintu air dibuka #Siaga Hijau #elevasi #waduk gajah mungkur