Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

3 SPPG di Wonogiri Berhenti Beroperasi, Apakah Masuk Rombongan yang Dievaluasi Pemerintah Pusat?

Iwan Adi Luhung • Minggu, 15 Maret 2026 | 16:12 WIB

Aktifitas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pranan, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo.
Aktifitas di Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pranan, Kecamatan Polokarto, Sukoharjo.

RADARSOLO.COM-Badan Gizi Nasional (BGN) dikabarkan menyetop sementara operasional 1.512 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Pulau Jawa untuk evaluasi standar operasional.

Sementara itu di Wonogiri, ada beberapa SPPG yang tidak beroperasi.

Hal ini memicu tanda tanya apakah SPPG bersangkutan turut dibekukan sementara.

Berdasarkan informasi yang dihimpun radarsolo.jawapos.com, setidaknya ada tiga SPPG di Wonogiri yang berhenti beroperasi.

Yakni SPPG PDM Kaliancar Selogiri, SPPG Muhammadiyah Tirtomoyo dan SPPG Jatisari Jatisrono.

Sumber radarsolo.jawapos.com mengatakan SPPG PDM Kaliancar Selogiri berhenti beroperasi sejak beberapa waktu lalu. Hal itu karena belum cairnya bantuan pemerintah (banper).

"Banper dari pemerintah belum cair kalau informasinya. Jadi berhenti operasional dulu," ujar sumber itu, Minggu (15/3/2026).

Sumber lain juga mengatakan bahwa SPPG Muhammadiyah Tirtomoyo berhenti operasional sejak beberapa waktu lalu. Alasannya sama, karena Banper belum turun.

"Iya memang berhenti sementara. Belum cair banpernya. Sama seperti di Selogiri," kata sumber itu.

Sementara itu, SPPG Jatisari Jatisrono juga belum beroperasi. Setelah kejadian keracunan pada Januari 2026 lalu.

"Dapur di Jatisari belum operasional. Sejak kejadian keracunan itu belum operasional lagi," ujar salah satu warga Jatisrono.

Baca Juga: Hindari Pusat Kota Solo! Dishub Imbau Pemudik Jalur Terusan Gunakan Rute Alternatif Mulai Pekan Depan

Sementara itu, Koordinator Wilayah (Korwil) Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) Wonogiri Pandri Prabowo memastikan SPPG di Wonogiri tak ada yang disetop oleh BGN karena tidak memenuhi standar operasional.

"Wonogiri aman mas," hematnya.

Diketahui, BGN baru-baru ini menyetop sementara operasional 1.512 SPPG di Pulau Jawa. 54 diantaranya berada di Jawa Tengah.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk evaluasi pemenuhan standar operasional dan kelengkapan sarana prasarana. (al)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#dievaluasi #bantuan pemerintah #banper #sppg berhenti beroperasi #sppg di wonogiri