Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

SMAN 1 Simo, Boyolali Gelar Pelatihan Jurnalistik

Damianus Bram • Senin, 5 September 2022 | 16:00 WIB
ANTUSIAS: Wartawan Jawa Pos Radar Solo memberikan materi dalam pelatihan jurnalistik di SMAN 1 Simo, Boyolali, Jumat (2/9). Foto bawah, peserta praktik menulis berita. (NILA KARTIKA/RADAR SOLO)
ANTUSIAS: Wartawan Jawa Pos Radar Solo memberikan materi dalam pelatihan jurnalistik di SMAN 1 Simo, Boyolali, Jumat (2/9). Foto bawah, peserta praktik menulis berita. (NILA KARTIKA/RADAR SOLO)
BOYOLALI – SMAN 1 Simo, Boyolali menggelar pelatihan jurnalistik di laboratorium komputer, Jumat (2/9). Diikuti 40 siswa dari ekstrakurikuler (ekskul) jurnalistik, Majelis Perwakilan Kelas (MPK), dan OSIS. Tujuan pelatihan ini, supaya para siswa bisa menghasilkan karya jurnalistik yang mumpuni.

Pelatihan dimulai pukul 13.30-16.00. Menghadirkan narasumber wartawan Jawa Pos Radar Solo Ragil Listiyo. Kepala SMAN 1 Simo Jumadi menjelaskan, pelatihan ini mewadah sekaligus memfasilitasi minat dan bakat siswa di bidang jurnalistik. Diharapkan setelah pelatihan, para siswa mampu menulis berita dengan baik dan benar, sesuai kaidah jurnalistik.

“Kami menghadirkan reporter Jawa Pos Radar Solo sebagai pemateri, sehingga para siswa dapat belajar dasar-dasar menulis berita. Kemudian dipraktikkan di sekolah maupun nanti saat sudah lulus,” ungkapnya.

Selama pelatihan, siswa antusias mengikuti forum group disscussion (FGD). Buktinya, mereka aktif mengajukan pertanyaan. Terkait materi yang diberikan, di antaranya pengetahuan umum dan prinsip jurnalistik, serta jenis-jenis berita. Termasuk manajemen sumber daya manusia (SDM) dalam sebuah struktur organisasi perusahaan media.

Masuk sesi praktik menulis berita, peserta dibagi menjadi dua lelompok. Tiap kelompok mendapat tugas menulis dua lead berita, terkait potensi di SMAN 1 Simo. Ada yang menuliskan tentang Adiwiyata, kelas khusus olahraga (KKO), hingga sekolah ramah anak (SRA).

Sementara itu, peserta pelatihan jurnalistik Lolita Listya Putri mengaku antusias mendengarkan penjelasan narasumber. Dia juga mengaku dapatkan ilmu baru, yang belum pernah dipelajari selama mengikuti ekskul jurnalistik.

“Penyampaian dari pemateri tidak membosankan. Jadi selama kegiatan berlangsung, materi yang diberikan mudah dimengerti,” beber dara manis yang juga Pemimpin Redaksi Jurnalistik Pena Sutra SMAN 1 Simo tersebut. (mg4/mg11/rgl/fer) Editor : Damianus Bram
#pelatihan jurnalistik #Ekskul jurnalistik SMAN 1 Simo #SMAN 1 Simo #Ekstrakurikuler Jurnalistik