Mereka yang meninggal dunia yakni Anwar Sadad, 44; Rohana, 49; dan Mintoyo, 33; ketiganya warga Desa Prapatan, Jogonalan Klaten.
Sedangkan penumpang yang mengalami luka ringan, yakni Isnaini Nur Syarifah, 27; Maryuni, 57; Raditya Jalu Rhamadan, 7; Meilia Zia Putri, 8; Nurrohmi, 66, dan Sandiyo (sopir). Adapun yang tak terluka adalah Arifin Zainal, 60.
Kejadian tragis itu berawal dari mobil Toyota Kijang SGX nomor polisi AD 1481 LL yang dikemudikan Sandiyo melaju dari arah Semarang ke Solo.
Setibanya di lokasi kejadian, mobil sarat penumpang tersebut pecah ban. Akibatnya, laju kendaraan hilang kendali lalu terguling dan masuk parit. "Kecelakaan terjadi sekitar pukul 16.00,” ujar Kasat Lantas polres Boyolali AKP M Herdi Pratama, Rabu (1/2/2023).
Benturan keras menyebabkan tiga penumpang meninggal dunia, dan sebagian besar lainnya luka ringan. Korban luka maupun meninggal dunia dievakuasi ke Rumah Sakit Pandan Arang (RSPA) Boyolali.
"Penyebab kecelakaan karena ban meletus. Ternyata, ban produksi tahun lawas, 2006. Kami berpesan, kepada pengemudi untuk mengecek kesiapan kendaraan sebelum bepergian. Jangan sampai lalai dan menyebabkan kerugian bagi diri sendiri dan orang lain," pesan kasat lantas. (rgl/wa) Editor : Tri Wahyu Cahyono