Siswi SMP Negeri 5 Boyolali tersebut meninggal dunia akibat terlindas truk tronton di Jalan Semarang-Solo, Penggung, Boyolali Kota. Sekira pukul 06.30, Tutik mengantarkan SAK menggunakan sepeda motor Yamaha Mio nomor polisi AD 3427 DQ. Ada dua pembonceng yang menaiki motor tersebut, yakni SAK dan Malvin Via Saputra, 6, cucu Tutik.
Setelah lampu merah terminal Penggung, Boyolali Kota, Tutik hendak menyeberang jalan ke sisi kanan tepatnya ke arah jalan alternatif Penggung-Cepogo.
Searah di belakangnya, melaju truk tronton dengan nomor polisi T 8953 AL yang dikemudikan Suganda, 29, warga Cijantung, Sukatani, Purwakarta.
Karena hendak menyeberang jalan, Tutik mengurangi kecepatan laju sepeda motornya untuk lebih memperhatikan kondisi arus lalu lintas. Nahas, tas punggung SAK malah tersangkut truk tronton yang menyalip sepeda motor Tutik.
Akibatnya, SAK terjatuh dan terlindas roda belakang truk. Siswi tersebut meninggal dunia di lokasi kejadian, Sedangkan Tutik dan cucunya selamat.
Haryanto, 53, salah seorang saksi mata warga Dusun Ringinsari, Desa Penggung mengatakan, karena hendak menyeberang jalan, sepeda motor melaju pelan. "Tiba-tiba dari belakang ada truk menyerempet tas anak itu (SAK). Dia lalu jatuh dan terlindas roda belakang truk,” ungkapnya.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali Ipda Bambang Nova menjelaskan, sopir truk telah diamankan di Mako Satlantas Polres Boyolali untuk penyelidikan. Sejumlah saksi juga diminta keterangannya. (rgl/wa) Editor : Tri Wahyu Cahyono