RADARBOYOLALI.COM- Keinginan empat jemaah haji ini untuk segera berkumpul dengan keluarga di kampung halaman, harus tertunda.
Mereka adalah satu jemaah dari kelompok terbang (kloter) 67 asal Sukoharjo, dua jemaah dari Kloter 70 asal Cilacap, dan satu jemaah dari Kloter 77 asal Banjarnegara.
Setibanya di Asrama Haji Donohudan, Ngemplak, Boyolali setelah menyelesaikan semua rukun haji di Tanah Suci, tidak seperti jemaah haji lainnya yang bisa pulang.
Empat jemaah itu dibawa ke RSUD Dr. Moewardi untuk menjalani perawatan medis.
"Untuk jemaah haji yang dirawat di (RSUD) Moewardi, saat ini tercatat ada empat jemaah," ujar Kasi Humas PPIH Debarkasi Solo Gentur Rachma Indriadi, Jumat (28/7/2023).
Sedangkan jemaah haji yang sakit di Arab Saudi, lanjut Gentur, ada 32 orang. Terdiri dari 31 jemaah asal Jateng dan satu dari Jogjakarta.
"Dirawat di Makkah tujuh orang, Jeddah tiga orang, dan di Madinah 22 orang,” terang kasi humas PPIH Debarkasi Solo.
Untuk jemaah Debarkasi Solo yang wafat sebanyak 119 orang. Rinciannya, 109 orang dari Jateng, dan 10 jemaah dari Jogjakarta.
Dari 119 jemaah yang wafat, yang tidak masuk kategori lanjut usia sebanyak 24 orang.
Di lain sisi, kedatangan jemaah masih berjalan. Hingga Jumat siang, ada 75 kloter yang tiba di Debarkasi Solo. Total ada 26.864 jemaah haji. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono