RADARBOYOLALI.COM- Kemarau menyebabkan debit air Waduk Kedung Ombo di Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali menyusut drastis. Jembatan Klewor yang selama ini terendam, muncul ke permukaan.
Tidak hanya itu, kini, lahan di tepi WKO bisa ditanami jagung.
Jembatan Klewor di Desa Wonoharjo, Kecamatan Kemusu, Kabupaten Boyolali hanya menyisakan cor beton. Tak terlihat pagar jembatan.
Jembatan Klewor dimanfaatkan warga sebagai akses menuju ladang.
"Setiap musim kemarau, jembatan itu pasti terlihat. Warga menggunakannya untuk ke ladang atau memancing di tengah waduk," ungkap Sarwo, warga setempat, Senin (28/8/2023).
Kemunculan lainnya adalah nisan di bekas lahan pemakaman. Saat kemarau dan air surut, bekas makam itu akan ditumbuhi tanaman liar.
Atmo, 62, warga lainnya menjelaskan, setelah Jembatan Klewor terdampak pembangunan WKO pada 1985, di era pemerintahan Presiden Abdurrahman Wahid dibangun jembatan dan jalan baru.
"Jembatan Gus Dur namanya. Diselesaikan dan diresmikan semasa Presiden Megawati. Selain menghubungkan ke pasar dan jalan, Jembatan Gus Dur menghubungkan ke Kecamatan Juwangi," imbuhnya.
Diketahui, WKO memiliki luas 6.576 hektare dan berada di tiga wilayah. Yakni Kabupaten Boyolali, Grobogan, dan Sragen. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono