Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

BPJS Kesehatan Cabang Boyolali Gelar Evaluasi Kader JKN Guna Optimalkan Perannya ke Masyarakat

Angga Purenda • Sabtu, 28 Oktober 2023 | 00:33 WIB

 

Kegiatan evaluasi kader Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk kinerja selama September 2023 di salah satu resto di Salatiga.
Kegiatan evaluasi kader Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk kinerja selama September 2023 di salah satu resto di Salatiga.

RADARBOYOLALI.COM - BPJS Kesehatan Cabang Boyolali menggelar evaluasi kader Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) untuk kinerja selama September 2023. Kegiatan tersebut digelar  Kamis (26/10) yang bertempat pada salah satu resto di Salatiga.

Kegiatan evaluasi kader JKN tersebut juga menjadi sarana komunikasi untuk bertukar informasi. Terutama antara para kader dengan BPJS Kesehatan Cabang Boyolali. Harapannya, kinerja para kader JKN bisa semakin meningkat ke depannya.

Seperti diketahui, keberadaan kader JKN adalah sebagai upaya optimalisasi peningkatan capaian pengumupulan iuran peserta BPJS Kesehatan segmen pekerja bukan penerima upah (PBPU) atau peserta mandiri. Kader JKN merupakan mitra dari BPJS Kesehatan untuk membantu mengingatkan dan menagihkan iuran peserta JKN.

Salah satu kader JKN di wilayah Kabupaten Boyolali, Tri Lestari mengungkapkan bahwa dirinya beserta seluruh kader lainnya siap mengabdi. Terutama untuk membantu masyarakat dan para peserta JKN.

“Walaupun suka dan duka kami alami, tetapi kami senang menjadi kader JKN. Dikarenakan selama ini dapat membantu masyarakat dan peserta JKN yang membutuhkan informasi dan pelayanan. Kami juga berupaya maksimal membantu mengingatkan agar selalu bayar iuran supaya tidak terkendal saat berobat,” ucap Tri.

Lebih lanjut, sebagai salah satu kader JKN telah lama bergabung, Tri mengaku banyak sekali mendapatkan pengalaman. Salah satunya, Ia bisa belajar mengenai program JKN sendiri. Maka itu, Ia merasa senang dengan kegiatan evaluasi yang diadakan secara rutin oleh BPJS Kesehatan Cabang Boyolali tersebut.

Sementara itu, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Boyolali, Maya Susanti mengucapkan terima kasih kepada kader JKN yang dinilai luar biasa. Pasalnya selama ini sangat membantu atas keberlangsungan jaminan asuransi di Indonesia. Para kader JKN turun langsung ke masyarakat untuk mengingatkan kewajiban membayar iuran. Terlebih lagi siap melayani masyarakat apabila mengalami kendala apa pun tentang program JKN.

“Semoga dengan adanya pertemuan rutin dan tanya jawab seperti ini menjadikan semangat para kader JKN meningkat. Terutama dalam pengumpulan iuran peserta dan lebih matang terjun langsung ke masyarakat untuk memberikan informasi yang tepat dan akurat,” ucap Maya.

Lebih lanjut, Ia menceritakan dua minggu lalu telah memenuhi undangan Sekda Boyolali untuk membahas tentang kerapian data penduduk. BPJS Kesehatan Cabang Boyolali diutus untuk mendukung merapikan data penduduk.

Ia menekankan, bahwa tugas kader JKN bukan hanya mengingatkan tentang iuran peserta saja. Tetapi juga membantu memberikan informasi kepada peserta ketika ada yang membutuhkan informasi terkait program JKN.

“Lewat kader JKN, peserta juga dibantu untuk mendaftarkan peserta JKN untuk mengantisipasi peserta yang belum mengetahui inovasi aplikasi Mobile JKN. Tentunya setelah didaftarkan wajib diedukan untuk menggunakan aplikasi Mobile JKN dan melakukan skrining kesehatan,” ucap Maya.

Melalui skrining kesehatan yang ada di Mobile JKN itu menjadikan peserta akan tahu informasi kondisi kesehatan. Maka itu apabila ada gejala yang mengarah ke suatu penyakit dapat diwaspadai peserta JKN. Tentunya dengan menerapkan pola hidup sehat.

Maya menambahkan Kantor BPJS Kesehatan Cabang Boyolali sudah tidak memberikan kepesertaan JKN yang mendaftar dengan kartu Kartu Indonesia Sehat (KIS). Mengingat saat ini untuk berobat cukup menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) maupun aplikasi Mobile JKN.

“Tetapi apabila ada peserta yang masih mempunyai KIS juga tetap masih bisa digunakan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP). Begitu juga di Fasilitas Kesehatan Rujukan Tingkat Lanjutan (FKRTL),” ucapnya.

Lebih lanjut, Ia mengungkapkan aturan ini hanya diterapkan bagi peserta JKN. BPJS Kesehatan Cabang Boyolali selalu berproses untuk mencari solusi bagaimana agar peserta dimudahkan ketika berobat. (ren)

Editor : Damianus Bram
#bpjs kesehatan #jkn #kader JKN #jaminan kesehatan nasional