RADARSOLO.COM-Pendukung Prabowo-Gibran menggelar kampanye terbuka di Kabupaten Boyolali, Senin (22/1/2023).
Kampanye terbuka ini diikuti ratusan peserta. Mereka membawa sound system berukuran raksasa yang diangkut menggunakan truk trailer.
Di belakang truk, mengular sepeda motor dan mobil. Massa membunyikan klakson untuk memeriahkan suasana.
Koordinator lapangan kampanye battle sound sekaligus Ketua Bolone Mas e Boyolali Andhi Waluyo menjelaskan, kampanye terbuka ini menekankan tertib berlalu lintas.
"Kami tanpa knalpot brong, harus pakai helm standar SNI. Kalau tidak, kami keluarkan dari rombongan. Kami tunjukkan 02 bisa tertib kampanye," terangnya.
Andhi berharap, tanpa knalpot brong bisa menjadi contoh kampanye peserta pemilu lainnya.
"Karena baru trending untuk battle sound, makanya kami pakai (sound system) yang 500 ribu watt, tapi tetap santun juga. Di setiap ada sekolah, instansi, kami kecilkan volumenya," kata Andhi.
Selain dengan gaya battle sound, masa pendukung Prabowo-Gibran juga membagikan bunga dan susu kepada masyarakat yang kebetulan berada di lokasi kampanye.
Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Boyolali Widodo mengamini telah menerima pemberitahuan kampanye terbuka pendukung Prabowo-Gibran.
Sejumlah komisioner Bawaslu Boyolali hadir untuk memantau jalannya kampanye.
"Untuk makanan atau minuman siap konsumsi tidak apa-apa (dibagikan,Red)," tuturnya.
Sementara itu, Ketua KPU Boyolali Maya Yudayanti mengaku belum menerima surat pemberitahuan terkait kampanye terbuka pendukung Prabowo-Gibran.
"Kami tidak menerima surat pemberitahuan (kampanye battle sound,Red). Dan KPU tidak berwenang untuk menerbitkan izin kampanye," katanya. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono