RADARSOLO.COM- Kantor Kemenag Boyolali telah menerima jatah kuota calon jamaah haji (CJH) 2024.
Kuota yang telah ditetapkan tersebut terdiri dari calon jamaah haji reguler, lanjut usia, dan cadangan.
Kasi Penyelenggara Haji dan Umrah (PHU) Kantor Kemenag Boyolali Sauman menjelaskan, tahun ini, jatah kuota yang ditetapkan sebanyak 1.042 CJH.
Rinciannya, jamaah reguler dan prioritas lanjut usia 65 tahun ke atas sebanyak 800 orang. Ditambah jamaah haji cadangan sebanyak 242 orang.
Untuk nominal biaya perjalanan ibadah haji (BPIH), lanjut Sauman, diatur dalam
Keputusan Presiden (Kepres) Nomor 6 Tahun 2004 tentang Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji Tahun 1445 H/2024 M.
"Besaran biaya haji yang bersumber dari BPIH dan nilai manfaat untuk Embarkasi Solo, total senilai Rp 95.926.122,” ujar Sauman, Selasa (23/1/2024).
“Sedangkan yang harus dilunasi CJH senilai Rp 58.562.008,” lanjut dia.
Fasilitas yang diterima CJH dari BPIH antara lain untuk penerbangan, akomodasi selama di Tanah Suci Makkah, di Madinah, serta biaya hidup dan pengurusan visa.
Pelunasanan BPIH CJH reguler tahap pertama mulai 10 Januari-12 Februari mendatang.
"Sebelum pelunasan, CJH diminta melakukan pemeriksaan kesehatan di fasilitas kesehatan. Karena istithaah kesehatan haji menjadi syarat pelunasan," jelas Sauman.
Sementara itu, ditemui di kantor pelayanan haji dan umrah (PHU) Kantor Kemenag Boyolali, Sumini dan suaminya mulai mengurus pelunasan BPIH.
Menurut penuturan warga Desa Jelok, Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali itu, pembayaran BPIH bisa dilakukan di bank.
“Pelunasannya sekitar Rp 58 juta. Saya sudah bayar Rp 25 juta. Tinggal membayar sisanya. Saya daftar sama suami,” ujar Sumini.
Untuk bisa menunaikan ibadah haji, Sumini dan suaminya telah menunggu giliran selama 12 tahun terakhir. “Alhamdulillah dapat panggilan,” katanya. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono