RADARSOLO.COM – Di tengah era digital yang berkembang pesat, Pondok Pesantren Darul Fikri Al-Mada'i Andong, Boyolali menyiapkan santrinya agar mampu bersaing di tengah kemajuan zaman. Ponpes bekali santri teknologi informasi dan permesinan.
Ponpes Darul Fikri Al-Mada'i didirikan pada awal 1992 oleh almarhum KH. Ahmad Wada'i. Pesantren ini memiliki visi untuk melahirkan generasi muda yang unggul dalam ilmu agama dan siap bersaing di dunia modern.
Salah satu pengurus Ponpes Darul Fikri Al-Mada'i Ustad Ali Mas’ud menjelaskan, Darul Fikri Al-Mada'i memiliki kurikulum yang memadukan pendidikan formal dan diniyah. Santri mengikuti kegiatan belajar di sekolah formal, mengaji Alquran, dan mempelajari kitab kuning.
”Di bulan Ramadan, kegiatan sekolah formal sama seperti biasa. Fokus santri lebih ditambah lagi pada kegiatan keagamaan seperti tadarus Alquran, ngaji kitab kuning, dan kilatan,” jelas Ustad Ali, Senin (25/3/2024).
Dia menambahkan, pesantren ini tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tetapi juga mempersiapkan santri untuk menghadapi perkembangan zaman. Darul Fikri Al-Mada'i membekali santri dengan ilmu teknik komputer jaringan, teknik dan bisnis motor. Sehingga santri memiliki keterampilan yang dibutuhkan di dunia kerja.
”Sudah terbukti lulusan pesantren kami yang melanjutkan studi ke Universitas Al-Azhar di Kairo, Mesir,” ungkap Ustad Ali dengan bangga.
Prestasi santri Darul Fikri Al-Mada'i di berbagai bidang juga patut diacungi jempol. Mereka sering memenangkan lomba tilawah Alquran, qiroah, dan rebana di tingkat regional maupun nasional.
”Ini menunjukkan bahwa santri pesantren tidak hanya pandai dalam ilmu agama, tetapi juga memiliki kemampuan di bidang lain,” ujar Ustad Ali.
Darul Fikri Al-Mada'i menjadi contoh pesantren modern yang mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman. Dengan memadukan ilmu agama dan pengetahuan umum, pesantren ini melahirkan generasi muda yang Qurani dan berwawasan teknologi.
”Kami berharap, santri Darul Fikri Al-Mada'i dapat menjadi pemimpin masa depan yang membawa perubahan positif bagi bangsa dan negara,” tandasnya. (mg2/adi)
Editor : Adi Pras