Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Belajar dari Kasus di Gunung Merbabu Boyolali, Orang dengan Berat Badan Berlebih Sebaiknya Tidak Mendaki Gunung, Betulkah?

Tri wahyu Cahyono • Rabu, 10 Juli 2024 | 02:16 WIB
Pendaki beraktivitas di kawasan Gunung Merbabu. Jumlah pendaki, di antaranya di jalur Selo dibatasi maksimal 500 orang guna menjaga kelestarian ekosistem. (DOK.BTNGMB)
Pendaki beraktivitas di kawasan Gunung Merbabu. Jumlah pendaki, di antaranya di jalur Selo dibatasi maksimal 500 orang guna menjaga kelestarian ekosistem. (DOK.BTNGMB)

RADARSOLO.COM – Persiapan pendakian memang cukup rumit. Itu mengingat tantangan selama mendaki gunung cukup besar.

Salah satunya risiko cedera, terdampak hawa dingin yang ekstrem, dan sebagainya.

Bagaimana dengan mereka yang memiliki berat badan berlebih tapi ingin mendaki gunung?

Apakah individu dengan berat badan berlebih sebaiknya tidak mendaki gunung?

Itu karena muncul kasus pendaki dengan berat badan berlebih dari Jakarta Pusat terkilir di Gunung Merbabu Boyolali dan butuh 20 personel gabungan untuk evakuasi.

Orang dengan berat badan berlebih tidak dilarang untuk mendaki gunung.

Tetapi mereka perlu mengambil tindakan pencegahan ekstra dan melakukan persiapan yang matang.

Berikut adalah beberapa alasan yang dihimpun dari berbagai sumber oleh radarsolo.com.

Mendaki gunung dapat membantu meningkatkan kesehatan kardiovaskular, membakar kalori, dan memperkuat otot.

Semua itu bermanfaat bagi orang dengan berat badan berlebih.

Aktivitas fisik seperti mendaki gunung dapat membantu meningkatkan kebugaran secara keseluruhan, meningkatkan stamina, dan memperbaiki kondisi fisik.

Mendaki gunung memberikan kesempatan untuk menikmati alam dan mendapatkan manfaat psikologis dari aktivitas di luar ruangan. (wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Boyolali #gunung merbabu #Berat badan berlebih #pendakian