Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Ungkap Misteri Candi Tampir di Musuk Boyolali, BPK Wilayah X Jateng Gunakan Alat Canggih

Ragil Listiyo • Kamis, 25 Juli 2024 | 01:56 WIB
Penelitian yang dilakukan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X di Candi Tampir, Desa/Kecamatan Musuk, Boyolali, Rabu (24/7/2024).
Penelitian yang dilakukan Balai Pelestarian Kebudayaan Wilayah X di Candi Tampir, Desa/Kecamatan Musuk, Boyolali, Rabu (24/7/2024).

RADARSOLO.COM–Satu per satu situs bersejarah di Kabupaten Boyolali ditemukan.

Kali ini di Desa/Kecamatan Musuk, Boyolali.

Adalah Candi Tampir yang mulai digarap Balai Pelestarian kebudayaan (BPK) Wilayah X Jateng.

Situs Candi Tampir akan diteliti selama 2 hari guna menginventarisasi batu dari komponen candi.

Pamong Budaya Ahli Muda BPK Wilayah X Jateng Muhammad Junawan mengatakan, penelitian ini untuk mencari informasi arkeologi untuk mendukung temuan sebelumnya.

Di kompleks candi itu ditemukan komponen atap, blok-blok batu, dan kemuncak candi.

"Kemudian ada lingga semu atau lingga patok. Ada beberapa komponen batu yang biasa dijumpai di bangunan batu," beber Junawan, Rabu (24/7/2024).

Batu-batu komponen itu ditemukan di atas permukaan tanah dan berpotensi merupakan candi.

Namun, perlu daya pendukung dari dalam tanah.

BPK Wilayah X Jateng menggunakan alat ground penetrating radar (GPR) untuk mengetahui potensi di dalam tanah.

Sehingga petugas tak perlu menggali titik-titik tanah untuk melihat potensinya.

"Dengan alat ini, informasi yang dikeluarkan itu (berupa) spektrum atau garis-garis. Ketika ada batu akan memberikan informasi garis yang berbeda," terangnya.

Baca Juga: Fakta Mengejutkan, Anak-Anak Usia SD di Kota Solo Sudah Merokok

Setelah itu, tim akan mengolah data yang didapat selama penelitian.

Kemudian dilakukan analisis untuk menyimpulkan dugaan bentuk Candi Tampir.

Ketika hasil analisis menunjukkan ada candinya, maka BPK Wilayah X Jateng akan menindaklanjuti dengan melakukan ekskavasi.

Ditanya terkait masa pembangunan Candi Tampir? Junawan menjelaskan, belum diketahui secara pasti.

Namun jika dilihat dari corak komponen batu pada permukaan tanah, pihaknya menduga Candi Tampir merupakan peninggalan masa Mataram Kuno. (rgl/wa)

 

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#BPK Wilayah X #kecamatan musuk #Boyolali #candi tampir