RADARSOLO.COM-Polres Boyolali menetapkan Sukir, 60, sopir minibus Isuzu Elf nopol AG 7710 V sebagai tersangka dalam kecelakaan di Tol Solo-Ngawi yang menewaskan 6 orang rombongan Yayasan SD Darul Falah, Kenjeran, Surabaya.
Kecelakaan tersebut terjadi 13 Juli 2024 di KM 497+800 Jalur B Tol Solo-Ngawi.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali Iptu Budi Purnomo menjelaskan, pihaknya sudah meminta keterangan dari beberapa saksi, termasuk Sukir.
"Berkas perkara segera kami kirim ke Kejaksaan Negeri (Kejari) untuk pelimpahan tahap pertama pekan depan," ungkap Budi, Kamis (5/9/2024).
Saat ini, Sukir belum ditahan karena masih menjalani rawat jalan akibat patah tulang kaki kiri.
Dari 14 korban luka lainnya, sebagian besar telah menjalani rawat jalan.
Namun, masih ada satu korban yang hingga kini dirawat di Rumah Sakit Dr. Mohamad Soewandhie, Surabaya, akibat luka serius di bagian kepala.
Diketahui, kecelakaan maut ini terjadi pada Sabtu (13/7/2024) sekitar pukul 03.15 saat rombongan Yayasan SD Darul Falah Kenjeran sedang menuju Yogyakarta untuk berwisata.
Minibus Elf yang membawa 21 penumpang, termasuk anak-anak dan bayi, menabrak sebuah truk nopol H 8593 NG yang mengangkut bata ringan di Tol Solo-Ngawi yang masuk wilayah Desa Sindon, Kecamatan Ngemplak, Boyolali.
Enam orang meninggal dunia, termasuk Ketua Yayasan KH Abdul Manan beserta anak dan cucunya.
Selain itu, 14 penumpang lainnya, termasuk pengemudi, mengalami luka-luka.
Hanya dua penumpang yang selamat tanpa cedera. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono