RADARSOLO.COM - Media sosial Facebook dan Instagram tengah diramaikan dengan aksi tawuran. Dugaan aksi tawuran itu terjadi di barat SPBU Sunggingan, Boyolali.
Video berdurasi satu menit itu viral di Facebook Info Cegatan Boyolali dan Instagram @aslicahboyolali.
Video viral itu direkam oleh pengemudi truk di jalan Boyolali- Semarang di depan SPBU Sunggingan, Boyolali.
Dalam video tersebut menunjukan dua kelompok yang sedang berkelahi. Terlihat ada yang menggunakan galah bambu tiang bendera hingga senjata tajam (Sajam) berupa celurit panjang.
Tampak beberapa laki-laki berjaket putih dan mengenakan helm hitam, serta berkaos hitam dengan helm.
Keduanya menenteng celurit panjang dan mengayunkannya. Mereka kemudian naik motor dan melaju ke arah Semarang.
Saat mobil dilajukan ke arah Boyolali, tampak sebilah celurit tertinggal di jalan. "Wah pedang e gigol siji (Pedangnya jatuh satu,Red)," ujar pengemudi itu.
Hasil penelusuran Jawa Pos Radar Solo ada salah satu korban dugaan tawuran yang dibawa ke RS Indriati Boyolali. Korban mengalami luka sayat yang diduga karena benda tajam.
"Ada satu, masuk RS kemarin sekira pukul 07.00. Ini rawat inap di RS kami," jelas Humas RS Indriati, Kristin Susan.
Remaja asal Boyolali Kota, MM,15, itu mengalami luka sayat cukup dalam di kaki sebelah kanan. Sehingga korban harus menjalani operasi. Kondisi korban juga mulai membaik.
Tepisah, Kasi Humas Polres Boyolali, AKP Arif Mudi mengatakan telah menelusuri video viral tersebut.
Saat ini Polres Boyolali masih melakukan penyelidikan terhadap dugaan tawuran di depan SPBU Sunggingan itu.
"Sampai saat ini belum ada info dan laporan masuk. Kami masih lakukan penyelidikan," terangnya.(rgl)
Editor : Damianus Bram