Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Gelar Gathering Bersama Mitra Perbankan, BPJS Kesehatan Boyolali Tingkatkan Kolaborasi Guna Menjaga Mutu dan Keberlanjutan Program JKN

Angga Purenda • Selasa, 24 September 2024 | 17:49 WIB
BPJS Kesehatan Cabang Boyolali menggelar gathering bersama mitra perbankan Tahun 2024.
BPJS Kesehatan Cabang Boyolali menggelar gathering bersama mitra perbankan Tahun 2024.

RADARSOLO.COM- BPJS Kesehatan Cabang Boyolali menggelar gathering bersama mitra perbankan Tahun 2024.

Dihadiri oleh bank milik pemerintah maupun swasta yang selama ini telah menjadi mitra dari BPJS Kesehatan.

Acara tersebut mengangkat tema “Pembayaran Iuran Jaminan Kesehatan Nasional Kartu Indonesia Sehat”.

Sekaligus menjadi media BPJS Kesehatan Cabang Boyolali untuk mensosialisasikan terkait program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) Kartu Indonesia Sehat (KIS).

Turut hadir dalam acara tersebut, Kepala BPJS Kesehatan Cabang Boyolali Deddy Febrianto.

Salah satu yang menjadi fokus pembahasan dalam pertemuan itu terkait pentingnya sinergitas dalam menjaga mutu dan keberlanjutan program JKN.

“Kami harapkan kolaborasi dengan pihak mitra perbankan dalam upaya mendukung program JKN maupun pembayaran iuran perlu adanya keselaran," jelas Kepala BPJS Kesehatan Cabang Boyolali Deddy Febrianto, Selasa (24/9/2024). 

"BPJS Kesehatan pun terus berkomitemn untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan melalui berbagai inovasi transformasi mutu layanan,” imbuhnya.

Deddy mengungkapkan, salah satu upaya transformasi mutu layanan program JKN yakni menjalin kerja sama dengan perbankan.

Terutama dalam kemudahan percepatan layanan pembayaran tagihan iuran peserta JKN.

Sosialisasi pembayaran iuran JKN KIS merupakan bentuk komitmen BPJS Kesehatan dalam memberikan kemudahan akses pembayaran bersama mitra perbankan.

Guna mendukung layanan kesehatan kepada peserta JKN.

Baca Juga: Tingkatkan Layanan Digitalisasi Teknologi Informasi, BPJS Kesehatan Lakukan Verifikasi Trust Mark Terhadap RSU Islam Boyolali

“Kami berharap melalui acara sosialisasi dengan mitra perbankan ini mampu meningkatkan pemahaman dan keselarasan prosedur dalam pembayaran iuran bagi peserta JKN," ujar Deddy. 

Saat ini BPJS Kesehatan telah bekerja sama dengan 37 bank yang terdiri dari 4 bank BUMN, 18 bank BUMD dan 15 bank swasta. 

Deddy berharap, kedepannya semakin banyak peserta JKN memanfaatkan fasilitas pembayaran autodebit milik mitra perbankan yang bekerja sama dengan BPJS Kesehatan.

Melalui sistem pembayaran tersebut menjadikan peserta tidak perlu khawatir lagi untuk lupa membayar iuran setiap bulannya.

Melalui sistem autodebit tersebut menjadikan pembayaran iuran JKN selalu tepat waktu.

Peserta pun terhindar dari risiko denda. Dirinya pun menyarankan peserta untuk mengunduh dan menggunakan aplikasi Mobile JKN.

“Aplikasi ini harus dimiliki oleh seluruh peserta JKN karena manfaat dan kemudahan yang diberikan. Terutama dalam hal proses pembayaran iuran autodebit melalui bank. Untuk peserta yang saat ini masih belum menggunakan autodebit bisa langsung ke bank untuk mendaftar,” tambah Deddy.

Kemudahan dalam pembayaran iuran dengan sistem autodebit itu diharapkan bisa meningkatkan kepatuhan peserta JKN.

Begitu juga dapat membantu meningkatkan kestabilan program JKN.

Dalam kesempatan itu, Deddy juga menjelaskan mengenai pemahaman JKN, BPJS Kesehatan dan tanda kepesertaan atau identitas peserta.

Harapannya perbankan yang selama ini menjadi mitra BPJS Kesehatan memiliki pemahaman yang sama terkait program JKN.

“Di sinilah peran BPJS Kesehatan dan memberikan pemahaman kepada masyarakat maupun perbankan yang menjadi mitra kami," kata Deddy. 

"Adanya kegiatan ini berfungsi untuk menjadikan satu kesatuan pemahaman mengenai program JKN hingga terkait badan penyelenggaranya, produknya dan tanda kepsertaannya,” tambahnya.

Baca Juga: Terdaftar Sebagai Peserta JKN PBI APBN, Widiarti Apresiasi Mutu Layanan yang Dikelola BPJS Kesehatan

Sementara itu, salah seorang peserta gathering, Supervisor BRI Klaten Ida Nuryani menyampaikan, apabila mengalami kendala dalam pembayaran iuran autodebit di BRI akan ditindaklanjuti untuk dibantu dalam penyelesaiannya.

Khususnya peserta JKN yang ada di wilayah Boyolali maupun Klaten.

“Maka di sini saya mengajak BPJS Kesehatan selaku mitra untuk semakin meningkatkan dan menjaga komunikasi terhadap adanya kendala di lapangan. Supaya mampu memberikan solusi penyelesaian yang ada,” ujarnya. (ren/wa)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#jkn #perbankan #Autodebit #BPJS Kesehatan Boyolali