Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Social Gathering, Ruang Meaningful Learning Dalam Pembelajaran Speaking Bahasa Inggris

Ferry Ardi Susanto
Penulis: Ferry Ardi Susanto❯
(Dok. Pribadi)
Kabid Pengembangan Layanan Bahasa LPMB UMS Mauly Halwat Hikmat, M.Hum., Ph.D. (Dok. Pribadi) 

Advertisement

 

Oleh: Mauly Halwat Hikmat, M.Hum., Ph.D., Kabid Pengembangan Layanan Bahasa LPMB UMS

DI banyak program studi (prodi) non-bahasa Inggris, pembelajaran bahasa Inggris masih sering dipahami sebatas mata kuliah pelengkap.

Advertisement

Mahasiswa belajar tata bahasa dan kosakata, tetapi belum memiliki cukup ruang untuk menggunakan bahasa sebagai alat komunikasi yang hidup.

Akibatnya, kemampuan speaking menjadi tantangan terbesar, bukan hanya karena keterbatasan bahasa, tetapi juga rendahnya rasa percaya diri dan ketakutan melakukan kesalahan.

Dalam konteks ini, kegiatan social gathering dapat menjadi bentuk meaningful learning dalam pembelajaran speaking bahasa Inggris.

Pembelajaran tidak hanya berlangsung di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman nyata, interaksi sosial, dan keterlibatan emosional yang membuat proses belajar lebih relevan dan bermakna.

Kegiatan Social Gathering bertema “Voices for Peace: Speaking Across Borders, Healing Beyond Conflicts” yang diselenggarakan Lembaga Pengembangan Mata Kuliah dan Layanan Bahasa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), menjadi contoh bagaimana pembelajaran speaking dapat dikemas lebih kontekstual dan inspiratif.

Tema yang dekat dengan isu global tersebut mendorong mahasiswa menggunakan bahasa Inggris untuk menyampaikan gagasan tentang perdamaian, empati, dan kemanusiaan.

Melalui berbagai bentuk performa seperti storytelling, drama, pidato, puisi, dan debat, mahasiswa memperoleh kesempatan menggunakan bahasa Inggris dalam situasi autentik.

Advertisement
Editor : Ferry Ardi Susanto
Sumber : Radar Solo

Artikel Terkait

FEB UMS Gelar Forum, Dorong Link and Match Lulusan Dengan Industri

FEB UMS Gelar Forum, Dorong Link and Match Lulusan Dengan Industri

Dekan FEB UMS Muzakar Isa menegaskan, pembaruan kurikulum menjadi bagian penting dalam menjaga relevansi lulusan dengan kebutuhan industri yang terus berkembang.

Dari Desa Kami Belajar Mencintai Indonesia, Refleksi Seorang Anak Desa Menyambut Bulan Kemerdekaan

Dari Desa Kami Belajar Mencintai Indonesia, Refleksi Seorang Anak Desa Menyambut Bulan Kemerdekaan

Dosen Fakultas Geografi UMS Prof. Dr. Kuswaji Dwi Priyono, M.Si., memaknai Hari Kemerdekaan dengan belajar mencintai Indonesia dari kehidupan di pedesaan.

Menjadi Guru Yang Selalu Dirindukan Murid

Menjadi Guru Yang Selalu Dirindukan Murid

Dekan Fakultas keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Prof., Dr., Anam Sutopo menyoriti peran guru yang selalu dirindukan murid-muridnya.

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer