Advertisement
Advertisement
Advertisement
Advertisement

Menjadi Guru Yang Selalu Dirindukan Murid

Ferry Ardi Susanto
Penulis: Ferry Ardi Susanto❯
Dekan FKIP UMS Prof., Dr., Anam Sutopo. (Dok. Pribadi)
Dekan FKIP UMS Prof. Dr. Anam Sutopo. (Dok. Pribadi)

Advertisement

OLEH: Prof. Dr. Anam Sutopo, Dekan FKIP UMS

RADARSOLO.COM - Guru adalah pilar utama dalam mencerdaskan bangsa.

Lebih dari sekadar menyampaikan materi di kelas, guru mengemban tugas mulia sebagai fasilitator, motivator, dan pembentuk karakter.

Advertisement

Di tengah pesatnya perkembangan zaman, peran guru berevolusi menjadi arsitek masa depan yang menyiapkan generasi penerus yang kritis dan adaptif.

Namun, tidak semua guru bisa menjelma menjadi sosok yang dirindukan muridnya. Kerinduan adalah ikatan emosional yang muncul secara alami.

Advertisement

Murid biasanya lebih merindukan guru yang tidak hanya menyampaikan materi pelajaran, tetapi juga hadir dengan ketulusan, mampu mendengarkan, bersikap adil, dan menjadi teladan hidup yang baik. 

Sebaliknya, guru yang bersikap otoriter, sering meremehkan, atau kaku, cenderung diingat sebagai sosok yang dihindari. Maka, setiap guru pasti meninggalkan kesan tersendiri bagi perjalanan hidup muridnya.

Guru yang dirindukan bukan sekadar pintar mengajar, melainkan sosok yang menyentuh hati. Kehadirannya selalu dinanti di dalam kelas.

Sebab ia tak hanya mentransfer ilmu, tetapi juga pendengar, motivator, sekaligus teladan bagi setiap siswanya. 

Jadi, setiap murid pasti memiliki pengalaman unik selama masa studi di sekolah. Guru yang dirindukan, tentu memiliki karakteristik utama yang membuatnya selalu dikenang dan dirindukan murid-muridnya.

Advertisement
Editor : Ferry Ardi Susanto
Sumber : Radar Solo

Artikel Terkait

Peminat Kuliah Di UMS Tembus 20 Ribu, Pendidikan Dokter Jadi Daya Tarik

Peminat Kuliah Di UMS Tembus 20 Ribu, Pendidikan Dokter Jadi Daya Tarik

Staf Promosi penerimaan mahasiswa baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Fefy Sheilla Putri menjelaskan, tahun ajaran baru 2026/2027 ini jumlah pendaftar tembus 20.830 orang.

Dolanan Tradisional Congklak Go Internasional, Dikenalkan Mahasiswa UMS Ke Malaysia

Dolanan Tradisional Congklak Go Internasional, Dikenalkan Mahasiswa UMS Ke Malaysia

Dua mahasiswa UMS Dhini Hilyati (Prodi Studi Ilmu Gizi) dan Asrofi Noor Masithoh (Prodi Keperawatan) kenalkan permainan tradisional congklak ke anak-anak di Kelana Jaya, Malaysia.

Demo Di Gedung DPRD Solo, Dua Mahasiswa UMS Sempat Diciduk Polisi

Demo Di Gedung DPRD Solo, Dua Mahasiswa UMS Sempat Diciduk Polisi

Dua mahasiswa Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), yakni Julian bersama seorang rekannya dibawa aparat ke dalam mobil polisi di tengah aksi demo di gedung DPRD Kota Solo, Jumat sore (12/6).

Advertisement

Berita Terkini

Advertisement
Advertisement

Populer