RADARSOLO.COM – Kebakaran tempat penitipan sepeda motor di Dusun Logerit, Desa Butuh, Kecamatan Mojosongo, Boyolali, Jumat (15/11/2024) dini hari, menyisakan pilu.
Bukan hanya bagi pemilik tempat penitipan sepeda motor, tapi juga pemilik 36 unit sepeda motor yang hanya tersisa rangkanya.
Kanit Reskrim Polsek Mojosongo Ipda Budiyarto menjelaskan, telah dilakukan mediasi antara pemilik tempat penitipan sepeda motor dengan pemilik sepeda motor.
"Ya (akan diganti) separo harga (sepeda motor yang terbakar)," terangnya, Jumat (22/11/2024).
Diungkapkan Budiyarto, 36 unit sepeda motor itu milik karyawan pabrik garmen PT Pan Brothers.
Mereka masuk sift malam dan menitipkan sepeda motor di depan pabrik garmen.
Nahas, bangunan penitipan sepeda motor terbakar hebat. Dari 40 unit sepeda motor di dalamnya, hanya 4 unit yang selamat dari api.
Pasca kejadian, Polsek Mojosongo memfasilitasi mediasi antara pemilik usaha penitipan sepeda motor dan pemilik sepeda motor yang ikut terbakar.
"Iya, sudah ada kesepakatan, tapi belum realisasi, sedang dilakukan pendataan," terangnya.
Diketahui, kebakaran tempat penitipan sepeda motor kali pertama diketahui Angga Widiyanto, satpam di PT Pan Brothers.
Jarak pabrik garmen dengan tempat penitipan sepeda motor milik Sukristiyono, 47, hanya sekitar 30 meter.
Saksi melihat kepulan asap dan api mulai membesar di atap parkiran sekira pukul 02.12.
Angga bergegas menghubungi rekannya untuk melaporkan kejadian tersebut ke Damkar Boyolali.
Kebakaran itu juga diketahui Oktariza, perangkat desa setempat saat melintas di jalan Butuh, Mojosongo.
Saksi segera melapor ke petugas piket Damkar Boyolali.
Kasi Opsda Damkar Satpol PP Boyolali Tri Marwanto mengatakan, tiga armada damkar dikerahkan ke lokasi kejadian.
Api berhasil dipadamkan sekira pukul 03.50 dan dilanjutkan dengan pendinginan.
Kerugian akibat kebakaran mencapai sekitar Rp 500 juta. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono