Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Pengedar Sabu Incar Pelajar di Boyolali, Polisi Temukan Barang Bukti Mengejutkan

Ragil Listiyo • Senin, 24 Februari 2025 | 01:49 WIB
Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto tunjukkan barang bukti sabu-sabu yang akan dipecah dalam paket hemat.
Kapolres Boyolali AKBP Rosyid Hartanto tunjukkan barang bukti sabu-sabu yang akan dipecah dalam paket hemat.

RADARSOLO.COM-Polres Boyolali mengendus pengedar narkoba yang menyasar pelajar.

Narkoba jenis sabu itu diedarkan di wilayah Nogosari dan Banyudono.

Bahkan, ada paket hemat yang sengaja menyasar kalangan pelajar dan menengah ke bawah.

Selama kurun Februari, Polres Boyolali telah mengamankan 981 butir obat yang diduga psikotropika.

Selain itu, juga mengamankan 5 paket narkoba golongan satu jenis sabu.

Paket sabu-sabu itu ternyata akan dipecah dan edarkan dalam kemasan tube kecil.

Polisi mengamankan dua tersangka di Nogosari dan Banyudono.

"Sabu ini disinyalir sudah mulai merambat ke anak-anak usia remaja. Kenapa? Karena sekarang dijual paket-paket hemat," ungkap Kapolres Boyolali, AKBP Rosyid Hartanto pada Minggu (23/2/2025).

"Paket hemat ini harganya hanya Rp100 ribu sudah bisa mendapatkan sabu dengan sekitar lima kali isap," lanjutnya.

Pengedar sabu, RO, ditangkap di Banyudono beberapa waktu lalu. Dari keterangan tersangka, paket sabu seharga Rp 300 ribu itu akan dipecah-pecah.

Sabu akan dibagi ke dalam tube-tube kecil yang praktis. Tube ini juga memudahkan dalam membawanya dan agar tidak hilang.

Kemudian pecahan-pecahan sabu dalam tube itu dijual dengan harga ekonomis.

"Kalau dipecah-pecah ini nanti bisa jadi paket hemat 100 ribu untuk satu kali paket atau untuk lima kali isap. Jadi untuk rencananya ini sudah diedarkan ke jaringannya. Karena yang menjual ini juga sudah ada beberapa yang sedang kita kembangkan," jelasnya.

Dengan adanya temuan itu, Polres Boyolali semakin menggencarkan operasi. Apalagi, disinyalir peredaran sabu ini cukup tinggi. Bahkan sudah menyasar desa-desa yang ada di wilayah Nogosari.

"Yang diantisipasi bahwa ini harganya sangat murah. Rawan dikonsumsi oleh remaja dan (masyarakat) menengah ke bawah," tuturnya. (rgl/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#sabu #pelajar #diincar #paket hemat