Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Servis Rebana Laris Manis! Terima 900 Order, Perajin di Boyolali Kewalahan

Abdul Khofid Firmanda Putra • Kamis, 13 Maret 2025 | 00:00 WIB
Perajin rebana di Desa Gumukrejo, Kecamatan Teras, Boyolali.
Perajin rebana di Desa Gumukrejo, Kecamatan Teras, Boyolali.

RADARSOLO.COM-Bulan Ramadhan membawa berkah tersendiri bagi perajin rebana di Desa Gumukrejo, Kecamatan Teras, Boyolali.

Permintaan servis alat musik tradisional ini meningkat drastis hingga 900 orderan selama bulan puasa.

Tedi Saputro, 30, pengrajin rebana di CV Rebana Centre Gg. Karang Duwet, mengungkapkan bahwa permintaan servis bervariasi.

Mulai dari penggantian kulit rebana yang pecah, perbaikan kulit yang kendur, hingga reparasi bodi rebana.

"Mungkin karena bulan Ramadhan ini job sholawat lagi sepi, jadi ada waktu untuk servis rebana sebelum digunakan kembali di bulan Syawal," jelas Tedi, Rabu (12/3/2025).

Dalam sehari, Tedi bisa menyelesaikan 30 rebana, tergantung tingkat kerusakan.

Jika hanya mengganti kulit, proses pengerjaan bisa selesai dalam sehari.

Tarif servis rebana berkisar antara Rp 75 ribu hingga Rp 150 ribu, tergantung ukuran dan tingkat perbaikannya.

"Kalau cuma ganti kulit, sehari bisa selesai. Tapi kalau ada perbaikan bodi, butuh waktu lebih lama," tambahnya.

Tedi menjelaskan bahwa kulit kambing lebih sering digunakan untuk rebana karena menghasilkan suara yang lebih baik dibandingkan kulit sapi.

"Kulit kambing lebih tipis dan suaranya lebih bagus. Kalau pakai kulit sapi, suaranya terlalu berat dan tidak bisa mengeluarkan suara ‘tak’. Biasanya suaranya hanya ‘dung’," jelasnya.

Baca Juga: Sidang Perdana Tak Ajukan Eksepsi, Selebgram Jatipurno Wonogiri Terancam 12 Tahun Penjara dan Denda Rp2 Miliar

Selain itu, proses pengerjaan rebana juga dipengaruhi kondisi cuaca. Jika cuaca panas, kulit rebana akan kering lebih baik dibandingkan jika dikeringkan dengan oven atau lampu.

"Kalau cuacanya panas terus, pengeringan lebih maksimal. Sinar matahari lebih bagus dibandingkan pengeringan buatan," imbuh Tedi.

Tak hanya servis, Tedi juga menerima pesanan rebana dari berbagai daerah di Indonesia. Saat ini, CV Rebana Centre sudah memiliki 7 cabang di berbagai kota, termasuk Yogyakarta, Magelang, Semarang, Riau, Batam, Purwokerto, dan Banyuwangi.

"Alhamdulillah, pesanan dari luar daerah tetap ada. Kami punya cabang di beberapa kota untuk mempermudah distribusi," tutupnya. (fid/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Boyolali #rebana #Perajin #Order #servis