RADARSOLO.COM-Bupati Boyolali Agus Irawan mengungkapkan rencana pendirian Kelas Khusus Olahraga (KKO).
Hal tersebut disampaikan setelah dirinya menghadiri pembukaan Kapolres Cup 2025, Kamis (24/4/2025).
Rencana ini terinspirasi oleh keberhasilan Solo yang memiliki Sekolah Khusus Olahraga (SKO).
“Ke depan kami ingin menciptakan kelas khusus seperti di Solo. Tapi dengan gaya yang sedikit berbeda dan bentuk yang disesuaikan dengan kebutuhan wilayah kita,” ujar Agus Irawan.
Rencananya, KKO ini akan dibagi berdasarkan wilayah, dengan menyesuaikan potensi cabang olahraga di setiap daerah.
“Misalnya, jika Solo dijadikan satu, kita akan membaginya sesuai dengan cabang olahraga yang lebih kuat di masing-masing wilayah. Misalnya voli di satu tempat, sepak bola di tempat lain, silat di tempat lain, dan taekwondo di tempat lainnya,” urai dia.
Bupati Boyolali menekankan pentingnya mempersiapkan atlet dengan baik sejak dini untuk meraih prestasi.
“Kalau atlet tidak disiapkan secara matang, mereka tidak akan bisa berprestasi jika hanya dipersiapkan secara mendadak,” tambahnya.
Meski demikian, Agus Irawan mengungkapkan, pembangunan KKO ini masih dalam tahap persiapan sarana dan infrastruktur.
“Semoga secepatnya, karena saat ini ada efisiensi anggaran yang perlu dipertimbangkan,” ujarnya.
Program KKO yang akan diterapkan di Boyolali akan mirip dengan SKO di Solo.
Dimulai dari jenjang SD, dilanjutkan ke SMP, dan baru terlihat hasilnya pada jenjang SMA.
"Kami akan meniru model tersebut untuk lebih memaksimalkan potensi atlet di Boyolali," tambah Agus.
“Melihat potensi besar sumber daya manusia (SDM) di Boyolali yang banyak berprestasi di bidang olahraga, saya bersama Bu Fajar (Wabup Boyolali Dwi Fajar Nirwana) akan lebih fokus pada pengembangan atlet Boyolali ke depan,” pungkas bupati. (fid/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono