RADARSOLO.COM-Kabar duka datang dari Tanah Suci. Seorang jemaah calon haji asal Banjarnegara, Jawa Tengah, meninggal dunia saat dalam perjalanan menuju Makkah, Arab Saudi.
Jemaah tersebut merupakan bagian dari kelompok terbang (kloter) 4 Embarkasi Solo.
Jemaah yang wafat diketahui bernama Daimah Suwaryo, 65, warga Kelurahan Pesantren RT 4 RW 3, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Banjarnegara.
Almarhumah berangkat menunaikan ibadah haji bersama sang suami.
Peristiwa itu terjadi pada Sabtu (3/5/2025) waktu Arab Saudi. Saat berada di dalam pesawat, Daimah sempat pergi ke toilet bersama suaminya.
Namun dalam perjalanan kembali ke kursi, ia tiba-tiba sempoyongan dan tak sadarkan diri.
Kasi Humas Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Embarkasi Solo, Gentur Rachma Indriadi, mengonfirmasi kabar duka tersebut.
Ia menyampaikan bahwa jenazah telah dimandikan dan akan dimakamkan di Pemakaman Al-Baqi, Madinah.
“Saya mendapat kabar bahwa jenazah sudah dimandikan dan akan dimakamkan di Al-Baqi, Madinah,” ujarnya, Minggu (4/5/2025).
Diperkirakan, Daimah meninggal dunia pada pukul 03.12 dini hari waktu Arab Saudi.
Namun hingga kini, pihak PPIH masih mendalami lokasi pasti wafatnya almarhumah, apakah di dalam pesawat atau saat sudah tiba di bandara.
“Belum diketahui pasti meninggalnya di dalam pesawat atau sudah di bandara,” jelas Gentur.
Baca Juga: Sukoharjo Tancap Gas Bentuk 167 Koperasi Merah Putih Sebelum Juli 2025
Berdasarkan diagnosis sementara, Daimah mengalami syok kardiogenik dan dehidrasi.
Gentur menambahkan, seluruh hak almarhumah sebagai jemaah haji akan dipenuhi.
Termasuk badal haji oleh PPIH Arab Saudi serta asuransi BIPIH (Biaya Perjalanan Ibadah Haji) sebesar Rp55.478.000.
“Kita juga berharap, jika wafatnya almarhumah terjadi di dalam pesawat, akan mendapat extra cover dari pihak Garuda Indonesia,” tambahnya.
PPIH juga telah menghubungi Kemenag Kabupaten Banjarnegara untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga almarhumah.
“Kami turut berduka cita dan menyampaikan belasungkawa kepada pihak keluarga,” tutur Gentur.
Sementara itu, masih terdapat beberapa jemaah calon haji yang belum bisa diberangkatkan karena masih menjalani perawatan medis.
Dua jemaah dirawat di RSUD Dr Moewardi Solo, satu jemaah di RS Pandanarang Boyolali, dan tiga lainnya masih dirawat di Poliklinik Asrama Haji Donohudan.
“Penyebabnya beragam, ada yang menderita diabetes melitus, demensia, iritasi mata, hingga kelelahan. Kami berharap semua jemaah segera pulih agar bisa menyusul kloter mereka ke Arab Saudi,” pungkas Gentur. (fid/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono