Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Bosen dengan CFD yang Gitu-gitu aja? Coba Deh Kapan-kapan ke Desa Dibal Boyolali: Di Sana Suasananya Beda

Abdul Khofid Firmanda Putra • Senin, 30 Juni 2025 | 01:57 WIB
Pengunjung menyerbu CFD di Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Minggu (29/6/2025).
Pengunjung menyerbu CFD di Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Minggu (29/6/2025).

RADARSOLO.COM-Pemandangan tak biasa terjadi di Desa Dibal, Kecamatan Ngemplak, Boyolali, Minggu (29/6/2025).

Ratusan warga dan pedakang kaki lima memadati jalan yang membelah lahan persawahan di desa setempat. 

Rupanya, minggu pagi itu digelar CFD kali pertama di Desa Dibal.

erbeda dari CFD pada umumnya yang mengambil lokasi di pusat kota, gelaran ini menawarkan pengalaman olahraga dan belanja di antara hamparan sawah hijau.

CFD di Desa Dibal digelar di sepanjang jalan desa sejauh lebih dari 1 kilometer.

Sekitar 400 pelaku UMKM turut memeriahkan dengan membuka stand makanan, minuman, dan kerajinan lokal.

“Sebagian besar stand kita utamakan untuk UMKM lokal dari Desa Dibal. Hanya sebagian kecil dari luar,” kata Reno Edi Purwanto, 27, Sekretaris Panitia CFD Dibal.

Reno mengungkapkan bahwa CFD ini merupakan hasil inisiatif para pemuda desa yang terinspirasi oleh dorongan dari Plt Kepala Desa Dibal.

“Sudah lama direncanakan. Tapi baru benar-benar bergerak setelah Sabtu kemarin disemangati oleh kepala desa. Langsung kita action,” ungkap Reno.

Yang membuat CFD Dibal unik adalah lokasinya yang berlatar hamparan sawah dengan panorama jalur tol, rel kereta, dan landasan Bandara Adi Soemarmo.

“Pemandangannya bukan cuma stand. Tapi ada kereta lewat, tol, bahkan bandara bisa kelihatan dari sini,” lanjut Reno.

Baca Juga: Solo Raya Great Sale 2025: Pemkot Solo Optimistis Dorong Ekonomi Solo Raya lewat Belanja Bersama

Plt Kades Dibal Gita Wahyu Wijaya menjelaskan, CFD ini dirancang menjadi kegiatan rutin setiap Minggu.

“Kalau memungkinkan, akan jadi agenda tetap setiap Minggu. Tapi akan kami evaluasi dulu,” terangnya.

CFD Dibal bertujuan memberdayakan UMKM, khususnya untuk mempromosikan minuman tradisional khas Dibal, yakni dawet Dibal.

“Selain memajukan UMKM, CFD ini untuk mempererat silaturahmi warga dan wadah bagi kegiatan positif masyarakat,” tambah Gita. (fid/wa)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#cfd #Boyolali #ngemplak #sawah #DESA DIBAL