RADARSOLO.COM-Joglo yang baru selesai dibangun milik Pemdes Ngaru Aru, Kecamatan Banyudono, Boyolali ambruk pasca diterjang angin kencang serta hujan deras, Senin (4/8/2025) petang.
Material bangunan menimpa 2 korban hingga menyebabkan salah satu korban meninggal dunia di Rumah Sakit Indriati Boyolali, Selasa (5/8) pagi.
Korban meninggal adalah Sujiman, 60, warga Dukuh Jetis, Desa Bangak, Kecamatan Banyudono.
Sekdes Ngaru- Aru Arif Wibowo mengungkapkan, pihak Pemdes belum menentukan langkah lanjutan terkait kondisi bangunan.
Pihaknya masih akan berkoordinasi dengan camat serta pihat terkait untuk langkah lanjutan.
Saat ini, Pemdes Ngaru- aru fokus untuk mengamankan material bangunan yang ambruk.
Sejumlah pekerja sudah dikerahkan untuk mengumpulkan material bangunan.
“Material itu kan dari kayu, jadi masih bisa dimanfaatkan nantinya. Genteng juga masih banyak yang utuh,” jelas Arif.
Selain menyebabkan korban jiwa, kerugian akibat ambruknya bangunan joglo mencapai Rp 350 juta-Rp 400 juta.
Diketahui, Joglo dibangun dengan dana Bantuan Keuangan Kabupaten (Bankab) Boyolali, serta dibangun diatas tanah kas desa.
Sejatinya bangunan joglo diproyeksikan untuk tempat menggelar hajatan maupun kegiatan masyarakat. (fid/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono