RADARSOLO.COM - Cukup lama murid SDN 1 Guli, Kecamatan Nogosari, Boyolali terpaksa mengungsi belajar di musala.
Itu setelah atap sekolah ambruk pada Mei 2025 karena dimakan usia.
Dampaknya, sebanyak 44 murid SDN 1 Guli melaksanakan kegiatan belajar mengajar di tempat darurat.
Bupati Boyolali Agus Irawan menjelaskan, kerusakan bangunan SDN 1 Guli menjadi sorotan sejak kunjungan Tim Panitia Kerja (Panja) Pendidikan Daerah 3T dan Marginal Komisi X DPR RI pada 22 Mei 2025.
Kunjungan itu bertujuan mengidentifikasi bangunan sekolah yang tidak layak.
“Pemerintah pusat, melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, turut mendukung upaya perbaikan fasilitas tersebut,” jelas Agus melalui keterangan tertulis yang diterima radarsolo.com, Rabu (13/8/2025).
Diketahui, dua ruang kelas SDN 1 Guli roboh pada bulan Mei lalu. Beruntung, tidak ada korban jiwa karena saat itu sekolah sedang libur.
“Ambruknya saat libur bulan puasa karena usia bangunan yang sudah tua,” terang Agus.
Bupati memastikan Pemkab Boyolali bersama Kemendikdasmen segera memulai perbaikan atap ruang kelas yang ambruk.
“Kami memberikan perhatian khusus untuk perbaikan fasilitas pendidikan ini. Pembangunan akan langsung kita gas bulan ini atau bulan depan, agar anak-anak bisa belajar normal seperti dulu lagi,” pungkas bupati. (fid/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono