RADARSOLO.COM - Setelah Rohmat Junaidi, sekretaris tim pemenangan Agus Irawan pada Pilbup Boyolali menjadi dirut PT Aneka Karya Boyolali, jajaran direksi dan komisaris BUMD di Boyolali kembali menjadi sorotan.
Kali tertuju pada Iwan Marwanto sebagai Direktur Utama (Dirut) Perumda Air Minum Tirta Lestari.
Iwan Marwanto disebut-sebut sempat masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) terkait kasus korupsi di Wonogiri.
Bupati Boyolali Agus Irawan menepis hal tersebut. Ia menegaskan, tim panitia seleksi (pansel) telah melakukan pengecekan menyeluruh hingga ke kementerian.
"Memang di media sosial ada isu tentang Pak Iwan (tersangkut kasus korupsi) di Wonogiri. Tapi pansel (panitia seleksi) kami, tentunya sudah mengecek ke Wonogiri, bahkan sampai ke kementerian juga, sudah klir bahwa itu hanya isu," beber Agus usai pelantikan, Selasa (19/8/2025).
Menurut bupati, Iwan Marwanto merupakan calon terbaik dari hasil seleksi.
"Bahwa dari hasil seleksi untuk direktur utama yang ada di Pudam, Pak Iwan-lah yang terbaik dari hasilnya," tutur Agus.
Informasi yang dihimpun radarsolo.com, pada 2017, Kejaksaan Negeri (Kejari) Wonogiri sempat memasukkan Iwan Marwanto sebagai DPO.
Iwan Marwanto disebut-sebut merupakan aktor intelektual kasus dugaan korupsi proyek pengadaan gamelan senilai Rp2,8 miliar oleh Dinas Pendidikan Wonogiri tahun 2014 yang merugikan negara senilai Rp189 juta.
Terpisah, Ketua DPRD Boyolali Susetya Kusuma Dwi Hartanta, mengungkapkan bahwa pihaknya sudah berkomunikasi dengan pansel.
Berdasarkan keterangan pansel, Iwan Marwanto telah memenuhi semua persyaratan, termasuk melampirkan Surat Keterangan Catatan Kriminal (SKCK).
“SKCK itu juga ada, diterbitkan. Saya juga bertanya apakah persyaratan terpenuhi semua, dari pansel mengaku seluruhnya terpenuhi,” jelas Susetya, Rabu (20/8).
Dengan adanya kabar ini, Susetya akan memberikan masukan kepada pansel. (fid/wa)
Editor : Tri wahyu Cahyono