RADARSOLO.COM- Sebuah truk kontainer menyundul bagian belakang truk boks di Kecamatan Mojosongo, Boyolali, tepatnya di Simpang Tiga Wika, Jalan Semarang-Solo, Selasa (16/9/2025) pagi.
Kecelakaan diduga akibat truk kontainer nopol B 9244 JG yang mengangkut bahan garmen menuju Klaten itu mengalami rem blong.
Andre Rahman, 20, sopir truk kontainer asal Semarang menjelaskan, truk yang ia kemudikan mengalami rem blong saat menuju lampu merah.
“Saya jalan di kiri, pelan-pelan, terus ada truk boks nyalip dari kanan tiba-tiba berhenti, saya sempat rem tapi sudah tidak bisa,” jelas Andre, Selasa (16/9).
Andre mengaku, sebelumnya truk yang ia kemudikan tidak mengalami masalah.
Baru setiba di TKP, rem tersebut mengalami blong. Ia menjelaskan, truk tersebut membawa muatan garmen seberat 11 ton dari Semarang menuju Klaten.
Baca Juga: Pemkab Boyolali Bangun Gedung Baru BLK Senilai Rp2,7 Miliar, Begini Target Bupati Agus Irawan
Kronologi dan Kondisi Sopir
Akibatnya, bagian depan truk mengalami ringsek sebab menyundul bagian belakang truk boks.
Sopir kontainer juga sempat terjepit, tapi untungnya hanya mengalami luka ringan.
Sementara itu sopir truk boks nopol B 9151 TEW, Heri Sugandi, 47, menjelaskan, kecelakaan terjadi sekitar pukul 07.30.
Saat itu ia berhenti di lampu merah. Beruntung ia sigap menginjak rem sebelum menabrak kendaraan di depannya.
Baca Juga: Cuci Gudang, Persika Karanganyar Lepas Topskor Liga 4 dan 22 Pemain Lainnya
“Kalau tidak ya nubruk yang depan itu, ada trailer juga,” jelas Heri.
Heri mengaku truk boks yang ia kendarai sempat terdorong sejauh 1,5 meter.
Pagi itu, Heri berangkat dari Terboyo, Kota Semarang menuju Wonogiri untuk mengambil muatan.
Setelah ditabrak, Heri mengatakan ia langsung membantu sopir kontainer yang masih tergencet.
“Sopir sempat minta tolong, tadinya tidak bisa keluar, terus saya bedol stir baru bisa keluar, sopirnya ngaku (rem) blong ,” lanjutnya.
Sebelum ditabrak, Heri tidak mendengar ada klakson dari arah belakang.
Kanit Gakkum Satlantas Polres Boyolali Iptu Budi Purnomo mengatakan, kecelakaan karena sopir head tractor kurang konsentrasi.
"Tidak ada korban jiwa, sudah ditangani juga,” ucapnya. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono