RADARSOLO.COM-Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Boyolali mengusulkan perbaikan jembatan darurat di Dukuh Pringjowo, Desa Krobokan, Juwangi untuk masuk di anggaran 2026.
Kepala DPUPR Boyolali Yulius Bagus Triyanto mengungkapkan, sebelumnya pada 2023, pemerintah Desa Krobokan telah mengirim proposal untuk perbaikan jembatan tersebut.
“Dilakukan telaah staf dari DPUPR Boyolali kepada Bupati Boyolali perihal Laporan Jembatan ambrol,” jelas Yulius, Senin (27/10/2025).
Lalu pada 2024, jembatan tersebut masuk di DPA (Dokumen Pelaksanaan Anggaran) Kabupaten Boyolali pada anggaran murni.
Yulius menjelaskan, jembatan Desa Krobokan juga sudah masuk ke tahapan lelang di ULP (Unit Layanan Pengadaan).
“Dengan hasil gagal tender sebanyak 2 kali karena tidak memenuhi syarat lelang,” tambahnya.
Warga Pringjowo bersama TNI-Polri Bangun Ulang Jembatan Darurat Sepanjang 15 Meter dari Kayu dan Bambu
Sementara itu, Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Kasi Trantib) Kecamatan Juwangi Heru Nugroho mengatakan, saat ini warga Dukuh Pringjowo bersama unsur TNI-Polri melakukan perbaikan jembatan darurat.
“Proses pembangunan, kalau sekarang mungkin sudah bisa lewat, hari Kamis (23/10/2025) langsung melakukan kerja bakti,” ujarnya.
Heru menjelaskan, jembatan darurat tersebut mempunyai panjang 15 meter, dengan lebar kurang lebih 2 meter, dengan bahan kayu serta bambu. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono