RADARSOLO.COM-Insiden memilikun terjadi di Embung Pancuran Karangboyo, Desa Kiringan, Kecamatan Boyolali Kota, Selasa (17/2/2026).
Seorang pensiunan TNI Angkatan Laut (AL) bernama Slamet (61), ditemukan meninggal dunia setelah tenggelam saat berenang di embung setempat.
Kapolsek Boyolali Kota AKP Andy Setiawan menjelaskan, peristiwa bermula sekitar pukul 08.10 WIB.
Pagi itu, Slamet berangkat ke embung bersama Urvia Syahra Fitri, anaknya.
Setibanya di lokasi, Urvia mulai mencuci pakaian di tepi embung, sementara Slamet memutuskan untuk berenang.
"Sekitar pukul 08.40 WIB, seorang saksi bernama Wahyu Agung Prakoso yang sedang memancing di lokasi terkejut melihat tubuh korban sudah dalam kondisi mengambang. Saksi langsung memberitahu rekan korban dan warga sekitar untuk melapor ke Ketua RT dan kepolisian," ujar AKP Andy, Rabu (18/2/2026).
Mendapat laporan tersebut, jajaran Polsek Boyolali Kota bersama tim medis dari PMI Kabupaten Boyolali segera menuju lokasi untuk melakukan olah TKP dan pemeriksaan fisik terhadap jenazah.
"Berdasarkan hasil pemeriksaan medis, tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Namun, ditemukan banyak cairan di dalam paru-paru dan lambung, yang mengindikasikan kuat bahwa korban meninggal dunia murni karena tenggelam," tegas Kapolsek.
Sebagai informasi, Embung Pancuran Karangboyo memiliki dimensi sekitar 10x5 meter dengan kedalaman air sekitar 1,5 meter.
Pihak keluarga Slamet telah menerima kejadian ini sebagai musibah murni dan menolak untuk dilakukan otopsi.
Setelah proses administrasi selesai, jenazah langsung diserahkan kepada pihak keluarga di Dukuh Tegalombo, Desa Kiringan, untuk dilakukan pemakaman.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk selalu waspada dan berhati-hati saat beraktivitas di sekitar atau di dalam embung, terutama bagi warga yang memiliki riwayat kesehatan tertentu atau kondisi fisik yang tidak bugar. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono