Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Sempat Disangga Bambu, Pasar Pisang Juwangi Kini Kokoh dan Rapi Usai Direhab Rp300 Juta

Abdul Khofid Firmanda Putra • Rabu, 4 Maret 2026 | 17:23 WIB

Kondisi terbaru Pasar Juwangi Boyolali terbaru.
Kondisi terbaru Pasar Juwangi Boyolali terbaru.

RADARSOLO.COM – Kondisi Pasar Pisang Juwangi yang sebelumnya memprihatinkan, kini tampak lebih rapi dan nyaman.

Pemkab Boyolali melalui Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin) telah merampungkan proyek rehabilitasi fisik pasar tradisional tersebut dengan menyerap dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025.

Ganti Penopang Bambu dengan Baja

Baca Juga: Tenda Event Nuzulul Quran Di Kompleks Pemkab Sukoharjo Ambruk Diterjang Angin Kencang

Kepala Disdagperin Boyolali Purnawan Raharjo, pada Rabu (4/3/2026) mengungkapkan bahwa proyek perbaikan sarana perdagangan ini menelan anggaran sebesar Rp300 juta.

Langkah rehabilitasi tersebut harus segera diambil lantaran kondisi fisik bangunan pasar sebelumnya sudah rusak berat, tidak layak pakai, dan bahkan hanya ditopang menggunakan tiang bambu seadanya.

Dalam proyek perbaikan ini, rehabilitasi difokuskan pada los (bangsal) utama pasar pisang yang kini telah dirombak menggunakan konstruksi baja yang kokoh.

Sementara itu, untuk bangunan los berukuran kecil yang berada tepat di sebelahnya masih tetap dipertahankan dengan menggunakan konstruksi kayu.

Purnawan berharap, fasilitas yang lebih memadai ini dapat membuat aktivitas jual beli para pedagang dan pengunjung pasar berjalan lebih aman dan nyaman, sehingga mampu mendongkrak perputaran ekonomi daerah.

Pusat Perdagangan Lintas Daerah

Sebagai informasi, Pasar Pisang Juwangi merupakan pusat perdagangan pisang terbesar di wilayah tersebut.

Pasar ini menjadi magnet transaksi yang selalu ramai didatangi oleh para pembeli maupun tengkulak dari berbagai daerah tetangga, seperti Solo, kawasan Boyolali kota, Salatiga, hingga Semarang.

Baca Juga: Tinjau Tanggul Jebol Penyebab Banjir Cawas, Bupati Hamenang Upayakan Percepatan Penanganan

Komoditas pisang yang diperjualbelikan di pasar ini sebagian besar dipasok langsung oleh para petani lokal yang berasal dari Kecamatan Juwangi, Wonosegoro, Kemusu, serta sebagian kecil dari kawasan Purwodadi.

Meskipun bangunan utama telah selesai direnovasi, Purnawan mengakui bahwa infrastruktur pendukung seperti akses jalan rabat beton di lingkungan pasar masih memerlukan pembenahan agar tidak becek saat musim hujan.

Terkait hal tersebut, pihaknya akan berupaya merancang usulan perbaikan lanjutan dan berharap alokasi dananya dapat terakomodasi pada APBD Perubahan mendatang. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Boyolali #direhab #PASAR PISANG JUWANGI