RADARSOLO.COM- Momen bulan puasa selalu identik dengan tradisi buka puasa bersama (bukber).
Jika biasanya bukber digelar di kafe atau rumah makan biasa, sebuah usaha katering di Kecamatan Cepogo, Kabupaten Boyolali, menawarkan sensasi unik berbuka puasa dengan gaya prasmanan ala kondangan pernikahan.
Lokasi katering ini berada di Dukuh Ngepos RT 12/03, Desa Sukabumi, berjarak sekitar 200 meter dari Alun-Alun Pancasila Cepogo.
Sang pemilik menyulap halaman depan rumahnya layaknya tempat hajatan yang meriah.
Di sini, pengunjung dibebaskan memilih sekitar 20 menu masakan secara all you can eat.
Hidangan yang disajikan sangat lengkap, mulai dari aneka bubur, selat Solo, bistik ayam, bakso sapi, martabak, soto Betawi, hingga aneka kudapan seperti mendoan, pisang goreng, dan aneka minuman segar.
Pemilik katering, Joko Winarto, mengungkapkan bahwa ide kreatif ini berawal pada tahun 2024 untuk menyiasati pesanan katering yang selalu sepi saat Ramadan.
Inovasi tersebut berbuah manis dan rutin digelar setiap tahun.
Untuk bisa menikmati jamuan ini, pengunjung cukup merogoh kocek Rp70 ribu per pak pada Ramadan 2026 ini.
Harga tersebut mengalami penyesuaian dari Rp60 ribu pada 2024 dan Rp65 ribu pada 2025, yang sebanding dengan kelengkapan menu.
Joko menyebutkan, tempatnya mampu menampung hingga 350 orang dalam sekali waktu berbuka.
Pada hari biasa (Senin-Kamis), jumlah pengunjung rata-rata mencapai 300 orang, sementara pada akhir pekan (Jumat-Minggu) selalu penuh.
Baca Juga: Forkompimda Wonogiri Cek Kesiapan Pos Pengamanan Lebaran, Awali Pantauan dari Gudang Seng
Ia menyarankan pengunjung rombongan di bawah 10 orang untuk reservasi maksimal H-1, sedangkan rombongan besar wajib memesan sejak satu pekan sebelumnya.
Konsep unik ini sukses menarik pelanggan dari luar daerah seperti Solo, Salatiga, Klaten, Kudus, Semarang, hingga Yogyakarta.
Selain mempertahankan konsep kondangan, tahun ini Joko juga berinovasi dengan menambahkan tema ala Timur Tengah.
Pengunjung bisa menikmati hidangan dengan duduk lesehan layaknya di rumah makan Arab.
Tingginya antusiasme masyarakat membuat dapur katering ini setiap harinya menghabiskan 40 hingga 60 kilogram daging ayam dan 40 kilogram daging sapi. (fid)
Editor : Tri wahyu Cahyono