RADARSOLO.COM – Rest Area KM 487 B Tol Solo-Semarang di Kabupaten Boyolali rawan terjadi penumpukan kendaraan, terutama saat puncak mudik maupun Arus Balik Lebaran 2026.
Sebab, jalur tersebut merupakan pertemuan antara dua jalur tol lain, yakni Jalur Solo dan Jalur Yogyakarta.
Kasatlantas Polres Boyolali AKP Tri Afandi mengatakan, penumpukan ini disebabkan oleh kapasitas lahan parkir yang terbatas, sementara antusiasme pemudik untuk singgah sangat tinggi.
”Rest Area KM 487 ini merupakan pertemuan jalur tol dari Solo dan Yogyakarta, sehingga lonjakan volume kendaraan sangat tinggi,” jelas Tri Afandi, Selasa (24/3/2026).
Puncak arus balik diprediksi terjadi dalam dua gelombang. Yakni pada 24-25 Maret 2026 dan gelombang kedua pada 28-29 Maret 2026.
Untuk mengantisipasi penumpukan, Polres Boyolali melakukan buka tutup rest area secara fleksibel.
Rest area KM 487 sendiri merupakan rest area tipe kecil dengan kapasitas hanya 110 kendaraan kecil.
”Kapasitas rest area KM 487B adalah 110 mobil kecil. Jika sudah penuh, kami akan menutup pintu masuk dan mengarahkan ke rest area selanjutnya,” katanya.
Karena rest area KM 487 termasuk rest area tipe kecil, lokasi parkir menjadi cepat terisi. Akibatnya, terjadi penumpukan kendaraan yang akan masuk kedalam rest area.
Untuk itu, Fandi mengimbau kepada pengguna rest area untuk tidak terlalu lama berada di dalam.
Apabila ingin beristirahat sejenak, diimbau tidak lebih dari 30 menit. Dia juga mengimbau pengemudi untuk tidak beristirahat di bahu jalan tol karena sangat berbahaya.
”Gunakan rest area atau keluar tol sejenak untuk beristirahat. Pastikan kendaraan dalam kondisi prima dan saldo uang elektronik cukup untuk menghindari antrean di gerbang tol,” tambahnya.
Fandi menambahkan, selama arus mudik dan arus balik Lebaran 2026, Polres Boyolali juga menyediakan fasilitas derek gratis di tol, tambal ban online 24 jam, dan pos pelayanan di Rest Area 487 A/B.
Layanan ini dapat diakses via call center 110 atau chatbot Si Polan.
”Perhatikan jadwal rekayasa lalu lintas yang berlaku. Sistem One Way Nasional dijadwalkan mulai Senin, 23 Maret hingga Minggu, 29 Maret 2026, dari KM 421 Semarang-Solo hingga KM 70 Jakarta-Cikampek," tuturnya. (fid/adi)
Editor : Adi Pras