Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Cegah Penumpukan Pemudik, Polisi Buka-Tutup Rest Area KM 487 B Boyolali Secara Fleksibel

Abdul Khofid Firmanda Putra • Rabu, 25 Maret 2026 | 14:19 WIB

 

Kendaraan pemudik memadati kawasan Rest Area KM 487 B Tol Trans Jawa, Boyolali, Rabu (25/3/2026).
Kendaraan pemudik memadati kawasan Rest Area KM 487 B Tol Trans Jawa, Boyolali, Rabu (25/3/2026).

RADARSOLO.COM – Mengantisipasi kepadatan volume kendaraan pada masa arus balik Lebaran 2026, Polres Boyolali menyiagakan 16 personel di Pos Pengamanan (Pospam) Rest Area KM 487 B Tol Trans Jawa.

Mereka ditugaskan secara khusus mengurai potensi kemacetan dan mengatur sirkulasi kendaraan yang hendak singgah beristirahat.

Kasatlantas Polres Boyolali AKP Tri Afandi mengungkapkan, antusiasme pemudik untuk menepi di rest area ini tergolong sangat tinggi.

"Berdasarkan pantauan kami, rata-rata kendaraan yang masuk ke Rest Area KM 487 B, baik saat puncak arus mudik maupun balik, mencapai sekitar 190 kendaraan per jamnya. Oleh karena itu, personel kami siagakan penuh secara bergantian," jelas AKP Tri Afandi kepada radarsolo.jawapos.com, Rabu (25/3/2026).

Lokasinya yang sangat strategis membuat rest area ini menjadi primadona bagi pengemudi.

Sayangnya, tingginya minat singgah tersebut tak jarang memicu penumpukan kendaraan di sekitar pintu masuk, yang berimbas pada tersendatnya arus lalu lintas di lajur utama tol.

Guna mencegah ekor kemacetan memanjang, personel Satlantas disebar di sepanjang jalur menjelang pintu masuk.

"Jika kapasitas parkir di dalam terpantau sudah penuh, petugas akan langsung mengarahkan pengemudi untuk terus melanjutkan perjalanan. Kami juga rutin berpatroli mengarahkan kendaraan agar tidak parkir di bahu jalan tol, karena itu sangat berbahaya dan mengganggu kelancaran arus," tegas Tri Afandi.

Sementara itu, Kaur Bin Ops (KBO) Satlantas Polres Boyolali Iptu Budi Purnomo menjelaskan, rekayasa lalu lintas berupa sistem buka tutup diberlakukan secara situasional.

"Kami terapkan buka tutup secara fleksibel. Jika di pintu masuk kendaraan sudah padat, pintu akan kami tutup sementara dan baru dibuka lagi jika ada space parkir yang kosong di dalam," ujar Budi.

Demi memastikan sirkulasi parkir berjalan lancar, polisi juga aktif memutar rekaman imbauan melalui pengeras suara.

Baca Juga: Merawat Tradisi Ular-ularan di Pemkab Boyolali saat Lebaran, Ditutup dengan Lontong Opor

"Setiap 30 menit kami putar imbauan. Intinya, bagi yang sudah beristirahat setengah jam, kami minta untuk segera melanjutkan perjalanan agar areanya bisa dipakai bergantian dengan pengguna jalan lain yang juga butuh istirahat," bebernya.

Sebagai informasi, selama pelaksanaan pengamanan Lebaran, kapasitas parkir di Rest Area KM 487 dikhususkan untuk menampung maksimal 110 kendaraan kecil.

Sementara pada kondisi normal di luar musim mudik, area ini dirancang untuk menampung 30 kendaraan besar (sumbu tiga) dan 60 kendaraan kecil. (fid)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#istirahat #kendaraan #arus balik #buka tutup #polres boyolali #Rest Area KM 487 B Boyolali #penumpukan #satlantas #Pemudik