Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Rencana Dibangun Beton 2 Lantai, Wagub Jateng Siap All Out Bantu Pembangunan Masjid Jami' Desa Kendel Boyolali Pasca Terbakar

Tri wahyu Cahyono • Kamis, 26 Maret 2026 | 16:08 WIB

Wagub Jateng Taj Yasin cek kondisi Masjid Jami' Jalaluddin Masrosyid di Desa Kendel, Kecamatan Kemusu, Boyolali yang terbakar belum lama ini, Kamis (26/3/2026).
Wagub Jateng Taj Yasin cek kondisi Masjid Jami' Jalaluddin Masrosyid di Desa Kendel, Kecamatan Kemusu, Boyolali yang terbakar belum lama ini, Kamis (26/3/2026).

RADARSOLO.COM - Peristiwa kebakaran yang menghanguskan Masjid Jami' Jalaluddin Masrosyid di Desa Kendel, Kecamatan Kemusu, Boyolali mendapat atensi khusus dari Wakil Gubernur Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen.

Masjid yang usianya diperkirakan lebih dari satu abad tersebut dinilai sebagai salah satu bangunan bersejarah dan sentral bagi warga setempat.

Pada Kamis (26/3/2026) siang, tokoh yang akrab disapa Gus Yasin ini hadir meninjau langsung ke lokasi kejadian didampingi sang istri yang juga Ketua TP PKK Jateng Nawal Arafah Yasin.

Kehadiran mereka tak sekadar untuk bersilaturahmi, tetapi juga menyalurkan sejumlah bantuan sekaligus merumuskan solusi pembangunan kembali.

Dalam kunjungan tersebut, Gus Yasin dan istri menyerahkan bantuan uang tunai dengan total Rp80 juta, beserta puluhan paket sembako untuk warga terdampak.

Rincian bantuan dana itu meliputi:

Kepala Desa Kendel Kusmanto Hadikusumo Wijoyodiningrat mengaku sangat terharu dan bersyukur atas kehadiran langsung orang nomor dua di Jawa Tengah ke wilayahnya yang tergolong pelosok.

"Beliau langsung tanggap dan meninjau lokasi sendiri. Alhamdulillah beliau berkenan hadir di dukuh yang sangat terpencil ini. Kami bersyukur sekali karena beliau tidak sekadar memberi bantuan, tetapi juga menawarkan solusi konkret," papar Kusmanto.

Untuk perbaikan atap Madrasah Diniyah Raudhatul Ihsan yang ikut terdampak dengan estimasi biaya Rp36 juta, Gus Yasin langsung berinisiatif menghubungi rekan kontraktornya.

Sementara untuk pembangunan kembali masjid, pemerintah desa diminta segera menyusun proposal.

Rencananya, masjid bersejarah itu akan dibangun menjadi bangunan permanen dua lantai berbahan beton dengan estimasi menelan anggaran sekitar Rp3,7 miliar.

Baca Juga: Lepas Rombongan Balik Gratis dengan Makan Soto Bareng, Bupati Wonogiri Doakan Perantau Makin Sukses

Sebagai kilas balik, Masjid Jami' Jalaluddin Masrosyid yang berukuran 20 x 40 meter ludes dilalap si jago merah pada Kamis (19/3/2026) sekitar pukul 03.30 WIB.

Takmir Masjid, Muhammad Toha, menuturkan bahwa api yang diduga berasal dari korsleting listrik itu menjalar sangat cepat.

"Kejadiannya tiba-tiba saat warga masih terlelap. Warga tidak mampu memadamkan api dengan alat seadanya, sementara jarak markas pemadam cukup jauh, sehingga api telanjur membesar," kenang Toha.

Kini, dari bangunan yang konstruksi utamanya terbuat dari kayu jati, hanya tersisa bagian tempat wudu yang terbuat dari tembok.

Untuk memastikan aktivitas ibadah tetap berjalan, warga bergotong royong mendirikan tenda darurat di pelataran masjid.

Kepala Madrasah Diniyah Raudhatul Ihsan Sufyani menambahkan, musibah ini menjadi pukulan berat.

Selain masjid yang ludes, bangunan madrasah yang baru direnovasi dua tahun lalu juga rusak parah di bagian atap. "Ini murni musibah. Karena masjid seluruhnya terbuat dari kayu jati tua, api cepat sekali merambat. Kami sangat berharap proses perbaikan bisa segera dilakukan agar kegiatan belajar mengajar santri tidak terganggu lebih lama," harapnya. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#renovasi #Boyolali #Masjid Jami Jalaludin terbakar #kemusu #kebakaran #Wagub Jateng Taj Yasin Maimoen #desa kendel