Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Festival Balon Udara Perdana di Boyolali Diserbu Ribuan Pengunjung, Cluntang Musuk Jadi Lautan Manusia

Abdul Khofid Firmanda Putra • Sabtu, 18 April 2026 | 10:38 WIB
Festival Balon Udara Perdana di Boyolali Diserbu Ribuan Pengunjung, Cluntang Musuk Jadi Lautan Manusia (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)
Festival Balon Udara Perdana di Boyolali Diserbu Ribuan Pengunjung, Cluntang Musuk Jadi Lautan Manusia (ARIEF BUDIMAN/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM - Warga Kabupaten Boyolali dan sekitarnya kini bisa menikmati festival balon udara tanpa harus jauh ke dataran tinggi Dieng.

Festival balon udara pertama di Boyolali digelar di Lapangan Desa Cluntang, Kecamatan Musuk, Sabtu (18/4).

Sejak pukul 05.00 WIB hingga 08.00 WIB, puluhan balon udara dari berbagai daerah dipamerkan dan diterbangkan. 

Ribuan pengunjung dari wilayah Soloraya hingga luar kota seperti Kediri dan Banyuwangi datang menyaksikan acara yang digagas kelompok kesenian Saleho Karya Budaya milik Abah Lala.

Baca Juga: Jelang Kedatangan Jemaah, Asrama Haji Donohudan Boyolali Lakukan Fogging dan Sterilisasi

Haryono, panitia sekaligus manajemen tim Abah Lala/Saleho Karya Budaya, mengatakan festival ini menjadi yang pertama kali digelar di Boyolali.

"Digagas oleh Saleho Karya Budaya dengan mendatangkan balon dari Wonosobo. Acara ini sekaligus memperingati hari ulang tahun Saleho Karya Budaya Indonesia yang ke-18, " kata Haryono, Sabtu (18/4).

Menurutnya, ada dua tujuan utama festival digelar di Boyolali. Pertama, memberikan wawasan dan edukasi kepada warga, khususnya anak-anak, bahwa menerbangkan balon udara tidak boleh sembarangan. 

Kedua, festival balon tersebut juga sebagai bentuk apresiasi dari komunitas balon Wonosobo kepada Saleho yang baru berulang tahun.

"Pertama, kan belum pernah, biar menambah wawasan kepada semua warga, khususnya untuk anak-anak. Dan juga bisa mengedukasi, karena mengudarakan balon itu nggak boleh sembarangan. Kedua, itu karena kita bersahabat dengan komunitas balon Wonosobo," jelasnya.

Semula ada 10 balon yang datang dari Wonosobo, namun karena kendala teknis hanya 9 balon yang diterbangkan. Haryono menyebut kerja sama ini bentuk timbal balik. 

"Kita juga sering menghibur warga Wonosobo. Ini gantian yang warga Wonosobo menghibur warga Boyolali," ujarnya.

Animo masyarakat yang sangat tinggi, membuat panitia sampai kewalahan mengatur parkiran.

Bahkan, pengunjung yang datang harus parkir hingga sejauh 500 meter dari lapangan.

"Kalau pengunjungnya banyak sekali. Tadi ada yang dari Kediri, Banyuwangi. Sampai parkiran pun kita sampai kewalahan, alhamdulillah untuk proyek kali ini berjalan dengan lancar," kata Haryono.

Ia mengakui sempat ada kendala perizinan karena baru pertama kali digelar.

Melihat antusiasme pengunjung, panitia berencana menjadikan festival balon udara sebagai agenda rutin. 

"Rencana mas, kalau sudah seperti ini kan kita pasti insyaallah kita adakan ke depan, kalau ulang tahun seperti ini lagi. Mohon doanya," ucapnya.

Haryono menambahkan, banyak pengunjung yang merasa senang karena tak perlu jauh-jauh ke Wonosobo untuk melihat festival balon udara. 

Ia berharap kegiatan ini mengedukasi masyarakat bahwa penerbangan balon udara harus sesuai prosedur. 

“Harapannya untuk semua masyarakat bisa mengedukasi. Untuk penerbangan-penerbangan itu nggak boleh sembarangan. Harus sesuai prosedur, harus sesuai peraturan yang ditentukan oleh baik PLN, lanud terdekat, peraturan dari Polres," tegasnya.

Sementara itu, salah satu pengunjung asal Solo, Nabila mengaku sengaja datang ke Cluntang hanya untuk melihat festival balon yang pertama kali diadakan di Boyolali ini.

Dia berharap festival tersebut bisa berlangsung rutin, dan bisa diadakan setiap tahun.

“Seru, karena sebelumnya belum pernah lihat. Awalnya kemarin mau lihat yang di Dieng, tapi di Boyolali ternyata ada juga. Baru pertama kali diadakan juga,” tuturnya.(fid)

Editor : Nur Pramudito
#Cluntang Musuk #Boyolali #festival balon udara