Insiden kebakaran tersebut pertama kali diketahui sekitar pukul 05.58 WIB oleh seorang warga setempat bernama Herno yang kala itu hendak berjalan menuju area persawahan.
Baca Juga: Santriwati Pondok Pesantren Baitul Quran Sragen Hilang Usai Kunjungi Mal di Solo
Melihat kobaran api yang sudah membesar, Herno bergegas melaporkan temuan tersebut kepada Ketua RT setempat, yang kemudian dilanjutkan ke jajaran Redkar Sambi dan Damkar Boyolali.
"Pak Herno yang hendak pergi ke sawah terkejut melihat rumah Bapak Warsito sudah terbakar. Lalu Pak Herno lapor Pak RT, dilanjut menghubungi Redkar setempat kemudian menghubungi Damkar Boyolali," terang Kepala Bidang (Kabid) Damkar Satpol PP Boyolali, Supriyono, Minggu (16/8/2026).
Sembari menantikan kedatangan armada pemadam, warga sekitar bersama perangkat desa setempat bergotong royong berupaya memadamkan kobaran api menggunakan peralatan seadanya.
Petugas piket Damkar yang menerima laporan darurat langsung bertindak cepat ke lokasi.
"Petugas berangkat dari Mako Induk jam 06:01 WIB dan sampai di lokasi pukul 06:28 WIB. Sampai di lokasi petugas melakukan pemadaman dan pendinginan selesai pukul 07:22 WIB. Selama kegiatan berjalan dengan lancar dan aman," kata Supriyono.
Bangunan rumah milik Warsito yang berukuran luas 13X12 meter persegi tersebut mengalami kerusakan parah akibat lahapan si jago merah.
Saat musibah terjadi, pemilik rumah dikabarkan sedang tidak berada di tempat.
Korban diketahui rutin beraktivitas keluar rumah sejak malam hari untuk mengumpulkan barang bekas atau mencari rongsok.
Baca Juga: Nugget MBG Diduga Jadi Biang Keracunan Ratusan Siswa dan Guru, Dinkes Klaten Ambil Sampel Makanan
Proses pemadaman api di lapangan turut mendapatkan bantuan dari unsur TNI, Polri, perangkat desa setempat, serta partisipasi warga sekitar.
Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam peristiwa naas tersebut.
Hingga kini, penyebab pasti yang memicu munculnya titik api di rumah tersebut masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang.
Pihak Damkar Satpol PP Boyolali mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran dan segera menghubungi petugas Damkar jika menemui potensi maupun musibah serupa. (fid)
Editor : Tri Wahyu CahyonoSumber : Radarsolo.jawapos.com