Kucurkan Rp10,7 Miliar, Pemkab Boyolali Bagikan 3 Stel Seragam dan LKS Gratis untuk Murid SD-SMP

Abdul Khofid Firmanda Putra • Dipublikasikan Jumat, 28 Agustus 2026 | 11:19 WIB
Para murid menerima bantuan seragam sekolah dan LKS gratis dari Pemkab Boyolali, Jumat (28/8/2026). (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)
Para murid menerima bantuan seragam sekolah dan LKS gratis dari Pemkab Boyolali, Jumat (28/8/2026). (ABDUL KHOFID/RADAR SOLO)

RADARSOLO.COM- Pemkab Boyolali merealisasikan program bantuan seragam sekolah dan Lembar Kerja Siswa (LKS) gratis bagi peserta didik baru kelas 1 SD dan kelas 7 SMP.

Pada tahap awal, distribusi dilakukan di dua wilayah, yakni Kecamatan Mojosongo dan Kecamatan Boyolali.

Bupati Boyolali, Agus Irawan menjelaskan, program unggulan ini dihadirkan untuk meringankan beban finansial para orang tua.

Sekaligus menggenjot motivasi belajar para siswa di awal tahun ajaran.

Baca Juga: Asah Keterampilan Pengawalan Big Bike, Ditlantas Polda Jateng Gandeng Astra Motor Jawa Tengah

"Ini menjadi salah satu program unggulan kami. Alhamdulillah hari ini sudah mulai kita bagikan," ujar Agus Irawan, Jumat (28/8/2026).  

"Semoga bantuan ini menjadi penyemangat anak-anak untuk terus belajar dan sedikit banyak mampu meringankan beban ekonomi para wali murid," imbuhnya.

Melalui program ini, setiap siswa baru menerima alokasi tiga stel seragam utama. Terdiri dari:

Guna menjalankan program tahap pertama ini, Pemkab Boyolali menggelontorkan anggaran mencapai hampir Rp5 miliar untuk tingkat SD dan Rp5,7 miliar untuk tingkat SMP.

Adapun rincian berdasarkan unit cost sebagai berikut:

Baca Juga: Beraksi hingga 9 Kali, Polres Boyolali Ringkus 2 Pelaku Curanmor

Meskipun batas akhir kontrak kerja jatuh pada Oktober, Pemkab menargetkan distribusi ke seluruh sekolah di kecamatan lain dapat dipercepat.

"Target utama dalam kontrak memang Oktober, tetapi kami upayakan pertengahan hingga akhir September seluruh distribusi ke sekolah-sekolah di semua kecamatan sudah rampung," ungkap bupati.

Fasilitas Garansi Ukuran dan Rencana Perluasan

Khusus seragam SD yang dibagikan dalam bentuk pakaian jadi, Pemkab memberikan kemudahan berupa masa garansi penukaran selama satu minggu jika terdapat ketidaksesuaian ukuran.

Baca Juga: Rekap Pemain Baru Sumsel United di Bursa Transfer Liga 2: Eks Persis Solo dan Winger Jepang Merapat

Mengingat 2026 merupakan tahun perdana pelaksanaan, Pemkab Boyolali akan mengevaluasi kemampuan APBD guna menjajaki peluang perluasan program ke madrasah di bawah naungan Kementerian Agama (Kemenag).

"Kami akan kalkulasi kemampuan anggaran daerah dan berdiskusi dengan DPRD. Jika disetujui, harapannya program ini bisa diselenggarakan secara menyeluruh agar pemerataan kualitas pendidikan benar-benar dirasakan seluruh masyarakat Boyolali," tambah Agus.

Bupati mengimbau orang tua atau wali murid baru tidak terburu-buru membeli seragam secara mandiri sebelum bantuan resmi diserahkan.

Sementara itu, dalam penyerahan seremonial di SD Negeri Siswodipuran dan SMP Negeri 2 Boyolali, para siswa nampak antusias menyambut pembagian paket bantuan tersebut. (fid)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
Sumber : Radarsolo.jawapos.com
sd dan smp lks gratis Bupati Boyolali Agus Irawan seragam sekolah gratis Pemkab Boyolali