“Prediksi kami akan ada kenaikan penumpang KA 5 persen pada Nataru tahun ini dibanding sebelumnya,” ujar Manajer Humas PT KAI Daop VI Jogjakarta Eko Budyanto, kemarin.
Berdasarkan data PT KAI Daop VI Jogjakarta, Nataru 2018 lalu ada 696.419 penumpang. Sementara Nataru 2019 diperkirakan bisa sampai 729.161 penumpang. Pihaknya telah menyediakan lima unit KA tambahan. Baik menuju ke arah timur hingga Surabaya maupun yang mengarah ke barat hingga Bandung.
“KA Argo Lawu dan Argo Dwipangga (Solo-Gambir), KA Taksaka (Jogjakarta-Gambir), KA Lodaya (Solo-Bandung), KA Sancaka (Jogjakarta-Surabaya). Total kapasitas tambahan mencapai 42.712 kursi. Semua sarana prasarana hingga tambahan petugas sudah disiapkan. Jadi penumpang tidak perlu khawatir soal pelayanan dan lainnya,” tutur Eko.
Kepala Stasiun Solo Balapan Suharyanto membenarkan bahwa Stasiun Solo Balapan akan dilalui sejumlah kereta api tambahan seperti KA Argo Lawu, KA Argo Dwipangga, KA Lodaya, dan KA Sancaka pada masa angkutan Natal 2019 dan Tahu Baru 2020. “Mulai 19 Desember sudah ada sejumlah KA tambahan. Karena kenaikan penumpangnya sekitar 30-40 persen dari bulan-bulan biasanya,” jelas dia, Minggu (15/12).
Dia memprediksi gelombang keberangkatan mulai tinggi pada Kamis (19/12). Sementara arus baliknya bakal padat usai pergantian tahun hingga sekitar 5 Januari 2020. Oleh sebab itu, sejumlah fasilitas tambahan seperti kebutuhan ruang parkir juga dikebut pengerjaannya agar siap digunakan saat masal liburan itu tiba.
“Kita sedang persiapkan lahan parkir. Nanti sebelum ada lonjakan penumpang kami harapkan sudah siap digunakan. Paling tidak bisa menambah sampai 150 ruang parkir kendaraan roda empat,” jelas Suharyanto. (ves/bun) Editor : Perdana Bayu Saputra