Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kisah Sukses Pemilik Warung Indonesia di Korea Selatan, Nasgor Jadi Favorit

Syahaamah Fikria • Minggu, 3 April 2022 | 01:58 WIB
Delisha Café milik diaspora Indonesia di Korea Selatan punya menu favorit nasi goreng dan rendang.
Delisha Café milik diaspora Indonesia di Korea Selatan punya menu favorit nasi goreng dan rendang.
RADARSOLO.ID - Satu lagi cerita kesuksesan diaspora Indonesia di luar negeri kembali, membuat geger netizen Tanah Air. Bermodal nasi goreng, seorang pebisnis wanita bernama Ani mampu menarik perhatian warga lokal untuk mengenal, mencicipi, bahkan mencintai sajian-sajian khas Nusantara.

Ani adalah warga Indonesia yang tinggal di Korea Selatan dan memiliki usaha kuliner Indonesia dengan nama Delisha Café. Kini, dia telah sukses memiliki dua cabang di Kota Gyeongju dan Gumi yang menyajikan bermacam menu Indonesia dengan sajian andalan nasi goreng alias nasgor. Delisha Café berlokasi di Gyeongbuk Province, Gyeongju city, Dongseong-ro, 143-2.

Ani menuturkan, kuliner Indonesia ternyata sangat menggugah selera dan semakin diminati. Tidak hanya untuk orang Indonesia yang tinggal di Korea Selatan, tapi warga lokal Korea Selatan.

"Bahkan menu yang jadi favorit itu justru makanan khas, terutama rendang dan nasi gorengnya,” tutur Ani.

Dia menambahkan, kunjungan restoran juga tergolong ramai dalam satu hari. Bahkan bisa meningkat tiga kali lipat lagi saat memasuki hari libur atau akhir pekan.

"Menu yang kami hidangkan juga kami variasikan mulai nasi Padang, nasi goreng, ayam bakar, bebek bakar, iga bakar, dan masih banyak menu favorit lainnya yang banyak diminati," papar Ani.

Sebagai UMKM Binaan BNI, Ani mengapresiasi semua dukungan dari BNI. Baik program pelatihan, pembinaan dan solusi perbankan.

"Kemudahan pembayaran ke Indonesia jaringan nasabah BNI Xpora sangat membantu kami dalam mengakses produk-produk Indonesia untuk kami pasarkan di Delihsa Café," sebutnya.

Warung Papi Mami 

Selain Delisha Café, ada juga Warung Papi Mami yang memiliki dua cabang di kota Busan dan kota Sacheon. Pemilik warung ini bernama Nur, yang awalnya membuka warung di wilayah Samcheonpo.

Jika tengah berjalan-jalan ke kota Busan, maka bisa mampir di Warung Papi Mami yang berlokasi di Seo-gu Nambumin-dong 643, Chungmu Shopping Mension 2nd Floor, No. 2-1.

Photo
Photo
Warung Papi Mami milik diaspora Indonesia di Korea Selatan yang sukses membuka 2 cabang.

Berawal dengan niat mengobati kerinduan kampung halaman, Warung Papi Mami ini justru menjadi tujuan banyak warga Korea Selatan dan anak buah kapal (ABK) dari penjuru dunia yang bekerja di wilayah tersebut. Mereka begitu menggemari kuliner dan produk-produk Indonesia lainnya.

"Kebetulan di daerah Jagalchi ini belum ada resto Indonesia. Padahal banyak sekali teman-teman pekerja Indonesia yang ingin menikmati masakan Nusantara. Adanya program Kredit Diaspora dari BNI sangat membantu kami untuk mengembangkan kuliner di wilayah ini," terang Nur

Dukungan BNI

Direktur Treasury dan Internasional BNI Henry Panjaitan mengatakan, kesuksesan bisnis kuliner Indonesia ini membuat para diaspora di Korea Selatan tergugah untuk mengembangkan bisnis kuliner mereka agar lebih besar lagi.

Dari yang awalnya hanya memiliki satu restoran Indonesia, saat ini mereka berani membuka cabang di beberapa kota yang tersebar di Korea Selatan.

Menurut Henry, potensi usaha kuliner bagi diaspora Indonesia ini menjadi perhatian bagi BNI Cabang Seoul. BNI pun hadir membantu pembiayaan untuk mengembangkan usaha kuliner di Korea Selatan.

“Saat ini kami melalui BNI Cabang Seoul hadir membantu pembiayaan modal usaha diaspora di Korea Selatan. Diaspora loan sebagai modal usaha dan ekspor produk maupun rempah dari Indonesia yang sulit ditemukan di Korea Selatan. Selain itu, memberikan pendampingan usaha berupa seminar literasi keuangan dan membantu perluasan pasar," ujar Henry.

Dengan adanya bantuan tersebut, diharapkan para diaspora bisa lebih terbantu dalam mengembangkan bisnis mereka. Serta bisa lebih percaya diri lagi bersaing dengan restoran-restoran negara lain di Korea Selatan, seperti restoran Thailand atau Vietnam. (*/ria) Editor : Syahaamah Fikria
#warung makan indonesia di korea selatan #bni #kisah sukses #korea selatan #diaspora loan #diaspora