IQE merupakan event tahunan yang memamerkan produk unggulan bersertifikat SNI. Tahun ini, IQE ke-10 diselenggarakan di Kota Bengawan, tepatnya di Solo Square Mall, Kamis-Minggu (6-9/10).
“Sebagai event nasional, harapannya IQE bisa menjadi simbol sinergi pemerintah pusat dan daerah dalam satu semangat dan komitmen. Membangun Konsumen Cerdas dan Cinta Produk Indonesia yang ber-Standar Nasional Indonesia (SNI). Selain itu, sebagai ajang pamer produk unggulan ber-SNI IQE diharapkan dapat memper temukan pemangku kepentingan dalam sebuah event,” ujar Direktur Utama (Dirut) PG, Dwi Satriyo Annurogo.
Menurutnya, produk pupuk cukup strategis untuk dipamerkan di IQE. Sebab beberapa SNI pupuk sudah diberlakukan secara wajib oleh Pemerintah. Selain itu, PT Petrokimia Gresik ingin menyampaikan pesan akan pentingnya penggunaan pupuk yang berkualitas. Melalui produk-produk yang dipamerkan dan edukasi yang dilakukan di dalam booth.
“Sebagaimana diketahui, penerapan SNI pada sektor pertanian, diharapkan dapat memberikan kontribusi pada Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) dan sebagai langkah strategis dalam menghadapi ancaman krisis pangan. Sosialisasi pupuk ber-SNI perlu dilakukan secara masif agar tujuan dari penerapan SNI pupuk ini bisa tercapai,” imbuhnya.
Dirut menegaskan tindakan apapun memproduksi pupuk yang tidak sesuai dengan SNI itu tidak dibenarkan. Sebab, pupuk yang tidak memenuhi persyaratan SNI atau terkadang masyarakat menyebut sebagai pupuk palsu alih-alih mendapatkan manfaat bagi keberhasilan pertanian. Justru malah berpotensi menggagalkan panen dan merusak lingkungan. Perlu kerjasama pihak terkait untuk melakukan pengawasan terhadap peredaran pupuk di pasar.
“Sebagai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang produksi utamanya pupuk, PT Petrokimia Gresik berkomitmen membantu pemerintah dalam mewujudkan kemandirian dan ketahanan pangan serta menghadapi ancaman krisis pangan dunia melalui penyediaan pupuk yang berkualitas dan ber-SNI. Proaktif Petrokimia Gresik dalam mengikuti IQE menjadi salah satu bukti perusahaan berkomitmen menerapkan berbagai sistem manajemen berbasis SNI guna meningkatkan daya saing perusahaan yang pada akhirnya akan berkontribusi pada pembangunan nasional,” pungkasnya. (aya) Editor : Perdana Bayu Saputra