RADARSOLO.COM – Capaian nilai investasi yang menggembirakan pada tahun lalu membuat Pemerintah Kota Solo optimistis bisa mencapai realisasi yang sama tinggi pada 2024. Tahun ini, pemkot mematok target investasi sebesar Rp 1,2 triliun.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Solo Andriyani Sasanti mengungkapkan, realisasi investasi pada tahun lalu lebihi target.
“Tahun lalu target investasinya Rp 600 miliar, namun realisasinya sampai Rp 917 miliar,” terangnya, Jumat (31/5/2024).
Dia optimistis realisasi tahun ini bisa tembus hingga Rp 1,2 triliun. Hal ini dikuatkan dengan realisasi apik pada triwulan pertama, di mana realisasi investasi telah menyentuh angka Rp 400 miliar.
“Tahun ini target investasinya Rp 1,2 triliun. Sebetulnya ada banyak sektor yang masuk dalam ini, tapi persentase UMKM-nya memang lumayan besar,” papar Andriyani.
Pada setiap tahunnya Kota Solo terlibat dalam Central Java Investment Business Forum (CJIBF). Dalam forum tersebut, setiap kabupaten/kota dituntut untuk bisa memberikan penawaran terkait jenis investasi yang berdampak besar.
Kota Solo pun sempat jadi yang terdepan terkait pengajuan investasi dalam bidang pengolahan limbah B3 (bahan berbahaya beracun). Hal ini pun menarik minat para investor dari mancanegara seperti Jepang, Korea, dan Tiongkok.
“Masih berproses. Tahun ini kami tawarkan lagi seperti apa investasi pengelolaan limbah B3 medis ini karena memang potensinya luar biasa.
Terpisah, Wali Kota Solo Gibran Rakabuming beberapa waktu terakhir menegaskan Kota Bengawan terbuka kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk dalam hal investasi.
“Insyaallah akan banyak yang investasi ke Kota Solo, ditunggu saja,” tegas Gibran belum lama ini. (ves/nik)
.
Editor : Niko auglandy