Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Konflik di Laut Merah Berdampak Ekspor Kerajinan UMKM Solo Anjlok

Maulida Afifa Tri Fahyani • Jumat, 6 September 2024 | 04:05 WIB
Pameran kerajinan UMKM di Mangkunegaran (Arief Budiman/Radar Solo)
Pameran kerajinan UMKM di Mangkunegaran (Arief Budiman/Radar Solo)

RADARSOLO.COM - Konflik yang terjadi di Laut Merah saat ini membuat tarif logistik pengiriman kapal meningkat. Hal ini berimbas pada kinerja ekspor produk UKM di Solo Raya ikut turun hingga sekitar 40-70 persen. 

Ketua Asosiasi Eksportir dan Produsen Handicraft Indonesia (ASEPHI) Solo Sutiman mengatakan, penurunan ekspor memang kian terasa sejak awal tahun ini. Tak terkecuali bagi industri kerajinan, yang berpotensi mengirim produk secara global. 

"Untuk craft memang mengalami penurunan ekspor, padahal sebelum pandemi kinerja ekspor kami cukup bergeliat," kata Sutiman kepada Jawa Pos Radar Solo, Rabu (3/9).

Sutiman mengatakan, kinerja ekspor memang mulai menurun sejak pandemi. Namun, saat ini kondisi industri kian mengkhawatirkan. Sebab adanya konflik global yang mempengaruhi jalur perdagangan, seperti di Laut Merah.

Tak sedikit para pelaku kerajinan mengalami penurunan ekspor 70-80 persen, hingga mempengaruhi proses produksi mereka.

"Contohnya usaha saya, melemahnya ekspor karena pandemi, juga membuat penurunan tenaga kerja," imbuhnya.

Sutiman menyebut, kini pasar domestik menjadi target para pelaku usaha kerajinan karena lebih menggiurkan. Sedikit demi sedikit, pasar UKM di Asephi mulai bergeliat. Pihaknya juga gencar mendorong anggotanya untuk berjualan, baik secara online maupun offline.

Sementara itu, salah seorang pelaku usaha kaca, Margo mengatakan, tingginya tarif logistik ekspor membuat kinerja ekspornya menurun saat ini.

Menurut dia, tarif naik hingga 15 kali lipat. Dia pun mau tak mau harus menerima penurunan ekspor sebanyak 30-40 persen dari biasanya.

"Sekarang pasar mana saja saya bidik. Dulu Eropa dan Amerika yang sering. Sekarang domestik maupun negara lainnya yang sedang kami upayakan kirim juga," tandas Margo. (ul/bun)

 

Editor : Kabun Triyatno
#ekspor #umkm #solo raya