RADARSOLO.COM - Menjelang Idul Adha 1446 H, pasar hewan kurban di Kota Solo mulai bergeliat, meski masih dalam tahap awal.
Para pedagang di Pasar Semanggi mengungkapkan bahwa meskipun permintaan mulai meningkat sejak awal bulan ini, pembelian langsung masih terbilang belum terlalu banyak.
Menurut salah satu pedagang, Muhammad Alim, banyak pembeli yang datang untuk bertanya-tanya mengenai kondisi hewan kurban yang tersedia.
Mereka tertarik untuk melihat lebih dekat kesehatan dan kelayakan hewan tersebut, memastikan bahwa hewan yang akan dijadikan kurban memenuhi syarat sesuai dengan syariat.
"Ramai mulai sejak awal bulan ini. Banyak yang sudah datang sekadar tanya-tanya, melihat kondisi hewan, apakah sehat dan sesuai syariat. Tapi pembelian langsung belum terlalu banyak," ujar Alim kepada Jawa Pos Radar Solo, Senin (26/5).
Alim menjelaskan bahwa sebagian besar pembeli memilih membeli langsung dari peternak karena harga yang lebih terjangkau, serta opsi penitipan hewan kurban hingga hari H.
"Pesanan paling banyak masih dari lembaga atau yayasan kayak kemarin Baznas pesan 200 ekor kambing," imbuhnya.
Harga kambing kurban di pasar saat ini dimulai dari Rp 2 juta hingga Rp 2,5 juta per ekor, dan Alim menambah stok sebanyak 100 hingga 300 ekor untuk mengantisipasi lonjakan permintaan.
Hewan-hewan tersebut dipasok dari peternak di Wonogiri dan Solo Raya, yang kini semakin banyak jumlahnya.
Pedagang lain, Irfan Mahmud, juga mengungkapkan bahwa penjualan hewan kurban mulai meningkat. Namun, ia menyebutkan bahwa harga kambing kurban tahun ini lebih murah dibandingkan tahun sebelumnya.
"Tahun ini lebih murah dibanding tahun lalu. Sekarang mulai Rp 1,5 juta sudah bisa dapat kambing, sementara tahun lalu mulai dari Rp 1,9 juta," kata Irfan.
Menurut Irfan, penurunan harga kambing tahun ini disebabkan oleh meningkatnya jumlah peternak lokal, terutama dari wilayah Solo dan Sukoharjo.
Selain itu, permintaan yang banyak datang dari lembaga-lembaga seperti yayasan menyebabkan pedagang mulai menambah stok hewan kurban.
"Ya biasanya meningkat pas mendekati hari raya, saat ini saya tambah stok sekitar 200 ekor," tuturnya.
Meskipun saat ini pasar masih dalam tahap persiapan, pedagang hewan kurban di Kota Solo optimistis bahwa permintaan akan terus meningkat menjelang hari raya, dan mereka berharap dapat melayani kebutuhan masyarakat dengan stok yang cukup.
Dengan harga yang terjangkau dan semakin banyaknya peternak lokal, masyarakat Solo diharapkan dapat memperoleh hewan kurban sesuai kebutuhan. (ul/nik)
Editor : Niko auglandy