RADARSOLO.COM – PT Tukang Bangun Indonesia (TBID) resmi meluncurkan logo barunya dalam acara Relaunching dan Bincang Bisnis bersama lebih dari 220 mitra usaha di Swiss Belhotel Solo, Sabtu (25/10/2025).
Peluncuran logo baru ini bukan sekadar seremoni. TBID memanfaatkannya sebagai momentum untuk menguatkan ekosistem bisnis dan memberikan edukasi manajemen usaha bagi para mitra yang tersebar di berbagai daerah di Indonesia.
Acara ini menghadirkan Founder PPCP Indoprint, Kristian Nico, yang berbagi perjalanan inspiratif membangun bisnisnya dari nol.
“Selama lima tahun pertama, saya menjalankan bisnis tanpa sistem. Tapi akhirnya saya sadar bahwa pengelolaan sumber daya manusia dan sistem yang baik adalah kunci utama keberlanjutan bisnis,” ujar Nico dalam sesi pemaparannya.
Ia menekankan pentingnya keseimbangan antara kualitas produk dan penguatan sumber daya manusia (SDM) agar usaha mampu tumbuh stabil di tengah persaingan industri.
Pandangan serupa disampaikan Founder Human Plus Institute, Armala, yang menjelaskan tiga infrastruktur penting dalam membangun bisnis. Yakni orang, sistem, dan standar.
“Apa yang ada dari diri kita tuangkan ke perusahaan. Setelah value ada dan sistem terbentuk, barulah kita bisa menetapkan standar,” jelas Armala.
Menurutnya, perusahaan yang sehat tidak boleh bergantung sepenuhnya pada pemilik.
Pembangunan sistem dan perekrutan SDM yang tepat harus menjadi fondasi sebelum melangkah lebih jauh.
Ia mencontohkan kesuksesan PT Pesta Pora Abadi (Gacoan) yang mampu tumbuh pesat di industri F&B nasional.
“Gacoan sebagai brand lokal bisa bersaing bahkan melampaui perusahaan besar karena sistem dan manajemennya kuat,” imbuhnya.
Kolaborasi Industri dan Kampus
Acara juga dihadiri Kepala Program Studi Teknik Sipil Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS), Anto Budi.
Pihaknya juga menyampaikan bahwa perguruan tinggi selalu siap berkolaborasi dengan menyalurkan sumber daya manusia terbaik.
“Seperti program Kemendikdasmen, kampus harus berdampak. Untuk itu kami siap berkolaborasi agar dunia kampus selalu mengikuti update perkembangan industri di luar,” ungkap Anto.
Melalui relaunching ini, TBID menegaskan komitmennya untuk terus berinovasi, membangun sistem bisnis berkelanjutan, dan memperkuat sinergi antara dunia industri dan pendidikan. (alf/ria)
Editor : Syahaamah Fikria